Selain Pupuk Organik, Desa Wonorejo juga Dikenal Sebagai Penghasil Susu Kambing di Situbondo

"Kalau dengan kambing kontes ya sekitar bkisaran 180 ekor. Kalau saya sendiri punya 60 ekor kambing. Dari jumlah tersebut yang kami perah untuk diambil susunya ada sekitar 30 ekor kambing," ujar Ketua Kelompok Miterba, Dadang

Selain Pupuk Organik, Desa Wonorejo juga Dikenal Sebagai Penghasil Susu Kambing di Situbondo
Kadisnakkan Situbondo, Achmad Junaidi, berbincang dengan Ketua Kelompok Miterba, Dadang, di kandang kambing milik pria berbadan tegap tersebut. (Foto : Fathur Rozi/Narasinews.id)

Narasinews.id, SITUBONDO - Selain pupuk organik, Desa Wonorejo, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, ternyata juga menjadi menjadi salah satu penyuplai susu kambing. Salah satunya dari Kelompok Mitra Ternak Baluran (Miterba). 

Ketua Kelompok Miterba, Dadang, mengatakan di Kelompok Miterba ada lebih dari 100 ekor kambing. "Kalau dengan kambing kontes ya sekitar bkisaran 180 ekor. Kalau saya sendiri punya 60 ekor kambing. Dari jumlah tersebut yang kami perah untuk diambil susunya ada sekitar 30 ekor kambing," ujarnya, Selasa (13/12/2022). 

Dadang melanjutkan, dalam satu minggu kelompok ternak yang ia pimpin ini mampu menghasilkan 250 hingga 300 liter susu kambing. "Kalau seluruh peternak binaan dalam kelompok ternak kita ini total produksi per-hari kisaran 50 liter. Untuk pemasarannya kita kirim ke pengepul yang ada di daerah Songgon, Banyuwangi," tambahnya. 

Lebih lanjut, Dadang menyampaikan, Kelompok Miterba sempat mengirim susu kambing ke Bali. "Tetapi itu sekarang sudah tidak kami lakukan, karena kurangnya produksi kami," bebernya. 

Harga jual susu kambing ke para pengepul sekitar Rp16 ribu per-liternya. "Kalau harga ecerannya itu Rp20 ribu per-liternya. Kalau kita kirim ke Bali itu Rp17 ribu per-liternya. Selain produksi susu kambing, kami juga fokus pada ternak kambing perah dan kontes," beber Dadang. 

Selain susu kambing, pihaknya juga kini mulai merambah susu sapi. "Utuk penjualan susu sapi, kita batasi. Misal ada sisa kita jual di lokala. Dan salah satu anggota kelompok kami ada yg fokus ke susu sapi namanya Pak hHndrik. Harga jualnya Rp11 ribu per-liternya," pungkas Dadang. 

Dadang berharap, ada perhatian dari Pemkab Situbondo untuk para peternakan kambing. "Kalau bisa ada event atau kontes untuk kambing etawa. Soalnya kita selalu ikut kontes di luar Kabupaten Situbondo," tuturnya. 

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Kadisnakkan) Situbondo, Achmad Junaidi, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh Desa Wonorejo sebagai sentra penghasil susu kambing di Situbondo. "Kita coba akan kawal ini, mudah-mudahan kami dari Dinas Peternakan ini bisa mewujudkan impian mereka," ucapnya. 

Lebih jauh, Mantan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Situbondo ini mengungkapkan, pihaknya bakal mengusahakan pemberdayaan bagaimana cara mengelola susu kambing dengan baik. Sehingga memiliki standart untuk dikonsumsi. Kami juga akan menjalani komunikasi dengan Diskoperindag untuk pemasarannya," pungkasnya. (*) 

*Reporter : Fathur Rozi | Editor : Izzul Muttaqin