Kadinkes Jember Angkat Bicara Terkait Lansia Asal Desa Pancakarya yang Enam Bulan Sakit Jantung

"Di Jember bukan hanya dilayani tetapi juga gratis asal di kelas 3. Kami harap keluarga bersedia agar Nenek Hasanah dirawat di rumah sakit milik pemerintah," ujar Lilik Lailyah

Kadinkes Jember Angkat Bicara Terkait Lansia Asal Desa Pancakarya yang Enam Bulan Sakit Jantung
Kadinkes Jember, Lilik Lailyah, memberikan keterangan pers kepada awak media. (Foto : Fathur Rozi/Narasinews.id)

Narasinews.id, JEMBER - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Jember, Lilik Lailyah, angkat bicara terkait Nenek Hasanah, warga Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, yang sudah enam bulan menderita sakit jantung. 

"Di Jember bukan hanya dilayani tetapi juga gratis asal di kelas 3. Kami harap keluarga bersedia agar Nenek Hasanah dirawat di rumah sakit milik pemerintah," ujarnya, Senin (12/12/2022). 

Lebih lanjut, Lilik, mengapresiasi peran aktif Pemdes yang membantu mengevakuasi Nenek Hasanah ke Puskesmas Ajung. "Terima kasih atas kepedulian pemerintah desa Pancakarya yang telah membantu proses evakuasi," tegasnya. 

Sebelumnya, Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Jember mengevakuasi Lansia bernama Hasanah, warga Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, ke Puskesmas Ajung, Minggu (11/12). 

Tujuannya untuk menjalani pemeriksaan kesehatan. Mengingat Nenek Hasanah sudah enam bulan terakhir menderita sakit jantung. 

Kadinsos) Jember, Akhmad Helmi Luqman, membenarkan informasi tersebut. "Iya Nenek Hasanah ini sudah enam bulan menderita sakit jantung. Sehingga kami merespon cepat untuk segera melakukan perawatan medis," bebernya. 

Bahkan kondisi Nenek Hasanah cukup memprihatinkan. Bahkan kakinya mulai membengkak lantaran efek penyakit jantung yang dideritanya. (*) 

*Reporter : Fathur Rozi | Editor : Izzul Muttaqin