Tanah Longsor di Meranti Tutup Akses Jalan Lintas Blangkejeren

"Ini pasti menyebabkan lumpuhnya perekonomian warga di Gayo Lues. Sebab jalan lintas Blangkejeren Kuta Cane menuju Medan tersebut merupakan jalur transportasi perekonomian masyarakat di dataran tinggi," ucap Adi.

Tanah Longsor di Meranti Tutup Akses Jalan Lintas Blangkejeren
Akses Jalan Lintas Blangkejeren tertimbun tanah longsor. Sehingga mengakibatkan kemacetan. (Foto : Sumardi/Narasinews.id)

Narasinews.id, GAYO LUES - Tanah longsor terjadi di perbatasan Desa Meloak Sepakat dengan Gumpang yang ada di Meranti, Kecamatan Putri Betung, Gayo Lues. Akibatnya ruas Jalan Lintas Blangkejeren menuju Kuta Cane Terus tertimbun material tanah longsor. 

Kapolres Gayo Lues, AKBP Efrianza, bersama personil Polsek Putri Betung dan anggota Koramil setempat menijau lokasi tersebut. 

Menurut Adi, penumpang Mopen jurusan Medan Blangkejeren mengatakan, akibat tanah longsor ini jalur transportasi dari kedua arah lumpuh. Sehingga terjadi antrian panjang kendaraan di sekitaran lokasi. 

"Ini pasti menyebabkan lumpuhnya perekonomian warga di Gayo Lues. Sebab jalan lintas Blangkejeren Kuta Cane menuju Medan tersebut merupakan jalur transportasi perekonomian masyarakat di dataran tinggi," ucapnya, Minggu (6/11/2022) 

Semestara itu, Danpos Ramil Putri Betung, Peltu Khalidin, melalui  Serda Haris Loliwu menyampaikan setiap kali terjadi hujan dengan intensitas tinggi, personil gabungan selalu siaga penuh untuk memantau terjadinya longsor. Sebab daerah di Kecamatan Putri Betung ada beberapa titik wilayahnya yang rawan longsor. 

"Seperti dari daerah Tetumpun Kungke hingga Meloak sampai ke wilayah Marpunge dan kita bersama Muspika Putri Betung terus memonitor di daerah rawan longsor. Kita terus berupaya agar kendaraan bisa melewati dan tidak terjadi antrian," pungkasnya. (*) 

*Reporter : Sumardi | Editor : Fathur Rozi