Polres Situbondo Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 46.000 Pil Trex

"Miras tersebut kami hancurkan dengan cara ditelindas dengan mesin selinder. Kemudian untuk 46.000 Pil Trex kami larutkan dalam air dan puluhan knalpot brong kami potong dengan mesin," ujar AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto

Polres Situbondo Musnahkan Ribuan Botol Miras dan 46.000 Pil Trex
Jajaran Forkopimda Situbondo melarutkan Pil Trex ke dalam air. (Foto : Fathur Rozi/Narasinews.id)

Narasinews.id, SITUBONDO - Polres Situbondo Polda memusnahkan ribuan botol minuman keras (Miras) berbagai merek, Obat Keras Berbahaya (Okerbaya) dan knalpot brong, Senin (17/4/2023). Kegiatan tersebut berlangsung di Halaman Mapolres Situbondo. 

Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto, mengatakan jumlah Miras yang dimusnahkan sebanyak 2.145 botol. "Miras tersebut kami hancurkan dengan cara ditelindas dengan mesin selinder. Kemudian untuk 46.000 Pil Trex kami larutkan dalam air dan puluhan knalpot brong kami potong dengan mesin," ujarnya kepada awak media. 

Dwi menjelaskan, Miras, Pil Trex dan klanpot brong tersebut merupakan hasil kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD). " Kepolisian akan terus mengintensifkan razia Pekat, Miras, Narkoba dan balap liar yang meresahkan masyarakat," tambah Kapolres Situbondo. 

Dengan begitu, kata Dwi, gangguan Kamtibmas di Kabupaten Situbondo bisa dicegah. "Sehingga Kamtibmas bisa kondisif," tegasnya 

Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi mendukung kepolisian yang telah menjaga situasi Kamtibmas aman dan kondusif selama Ramadan hingga menjelang lebaran Idul Fitri 1444 Hijriyah. 

"Semoga beberapa hari menjelang lebaran ini situasi situbondo aman dan kondusif. Sehingga masyarakat dapat merayakan lebaran Idul Fitri dengan aman dan nyaman, begitupun masyarakat yang mudik selamat sampai tujuan bertemu sanak saudara," ucapnya. 

Hadir dalam pemusnahan tersebut, Kapolres Situbondo, AKBP Dwi Sumrahadi Rakhmanto; Bupati Karna Suswandi; Dandim Letkol Inf Anjas Asmoro, Kajari Situbondo; tokoh agama; dan tokoh masyarakat. (*) 

*Reporter : Fathur Rozi