Djaenur Ridho Lengser dari Kursi Ketua DPC Gerindra Situbondo, Ada Apa?

"Tapi sebelum itu saya akan sowan (silahturahmi -red) ke Pak Djaenur Ridho. Karena bagaimanapun beliau telah berjasa membesarkan partai ini. Saya minta ke beliau untuk terap di Partai Gerindra," beber Hambali.

Djaenur Ridho Lengser dari Kursi Ketua DPC Gerindra Situbondo, Ada Apa?
Ketua DPC Partai Gerindra Situbondo, Hambali (dua dari kiri) dan Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Anwar Sadad, (dua dari kanan) foto bersama seusai penyerahan SK DPC Partai Gerindra Situbondo yang baru. (DPC Partai Gerindra Situbondo for Narasinews.id)

Narasinews.id, SITUBONDO -  Kursi Ketua DPC Gerindra Situbondo tidak lagi dijabat oleh Djaenur Ridho. Posisi kepemimpinannya di Gerindra diganti oleh Hambali. 

Belum diketahui jelas apa penyebab pergeseran pemimpin di tubuh partai tersebut. Sebab Djaenur Ridho saat dihubungi memilih tidak memberikan penjelasan apapun. 

Berbeda dengan Hambali, dia justru cukup semangat dalam memberikan komentar. Kepada jurnalis Narasinews.id, Selasa (8/11/2022) sore, dia mengaku akan segera melakukan konsolidasi internal di tubuh DPC Partai Gerindra Situbondo. Mulai dari tingkat DPC, PAC, hingga Ranting partai berlogo kepala burung garuda ini. 

"Tapi sebelum itu saya akan sowan (silahturahmi -red) ke Pak Djaenur Ridho. Karena bagaimanapun beliau telah berjasa membesarkan partai ini. Saya minta ke beliau untuk terap di Partai Gerindra," bebernya. 

Pria 52 tahun ini memuji kepemimpinan Djaenur Ridho sebagai DPC Partai Gerindra Situbondo. "Bagaimana beliau berhasil menambah kursi di DPRD dari tiga menjadi enam. Kemudian juga berhasil mengantarkan Pak Karna dan Nyai Khoirani sebagai Bupati dan Wakil Bupati Situbondo. Ini indikator jelas keberhasilan Pak Djaenur Ridho," tuturnya. 

Menurut Hambali, pihaknya juga bakal melalukan silahturahmi ke tokoh agama yang ada di Kota Santri Pancasila. "Kemudian kami juga akan melalukan serap aspirasi ke masyarakat Situbondo (untuk mengetahui -red) apa yang diinginkan masyarakat melalui Partai Gerindra," imbuhnya. 

Lebih lanjut, pria asal Kecamatan Besuki ini menegaskan, rotasi di Partai Gerindra merupakan hal yang biasa. Tujuannya sebagai bentuk penyegaran di tubuh partai besutan Prabowo Subianto ini. 

"Seperti apa yang disampaikan oleh Pak Ketua DPD Partai Gerindra Jatim, Pak Anwar Sadad, saat menyerahkan SK ke saya. Bahwa rotasi itu hal yang biasa terjadi di Gerindra. Yang terpenting tujuannya untuk kemajuan partai," ungkapnya. 

Lantas bagaimana posisi Gerindra dalam tubuh koalisi? Kata Hambali, DPC Partai Gerindra Situbondo berkomitmen untuk tetap berada di dalam pemerintahan Bung Karna-Nyai Khoirani hingga 2024 mendatang. 

"Yang jelas kami tetap mengawal koalisi ini hingga tahun 2024," ujarnya. (*) 

*Reporter : Fathur Rozi | Editor Izzul Muttaqin