Seorang Bocah Tenggelam di Obyek Wisata Krueng Saweuk Kuta Makmur

"Upaya pencarian dengan dibantu pengunjung lainnya pun terus dilakukan. Sekitar 20 menit pencarian akhir salah satu pengunjung, Wahyu menemukan korban dalam kondisi sudah mengambang di jarak 100 meter dari lokasi pemandian," beber Kapolsek Kuta Makmur

Seorang Bocah Tenggelam di Obyek Wisata Krueng Saweuk Kuta Makmur
Polisi menunjuk lokasi ditemukannya korban Abizar Aldi Dari Mulyono yang tewas tenggelam. (Foto : Ahmad Mirdza/Narasinews.id)

Narasinews.id, LHOKSEUMAWE - Seorang bocah, Abizar Aldi Dari Mulyono, warga Desa Mane Tunong, Muara Batu tenggelam di obyek wisata Krueng Saweuk, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara, Senin (24/4/2023). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. 

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Henki Ismanto, melalui Kapolsek Kuta Makmur, Iptu Slamet Rezeki, mengatakan korban berwisata ke lokasi tersebut bersama dengan pamannya. Pada pukul 16.30 WIB, bocah berusia 7 tahun ini mandi di Krueng Saweuk dengan keluarga paman dan keluarga yang lainnya. "Orangtua kandung korban tidak ikut ke lokasi wisata," ujarnya.

Berselang 20 menit, kata Kapolsek, korban keluar dari sungai karena sudah merasa kedinginan. Selanjutnya, paman korban sempat melihat korban duduk bersama anggota keluarga yang lain sambil makan dan minum. Saat hendak pulang, sang paman dan keluarga yang lain mencari korban, namun tidak melihat keberadaan bocah tersebut. 

"Upaya pencarian dengan dibantu pengunjung lainnya pun terus dilakukan. Sekitar 20 menit pencarian akhir salah satu pengunjung, Wahyu menemukan korban dalam kondisi sudah mengambang di jarak 100 meter dari lokasi pemandian," beber Kapolsek Kuta Makmur

Lebih lanjut, Iptu Slamet menjelaskan, korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di TKP. Kemudian korban dibawa ke Puskesmas Kuta Makmur dan korban dinyatakan telah meninggal dunia.

"Kami mengimbau kepada wisatawan untuk menjaga keselamatan jiwa dan harta benda pada saat berkunjung di objek wisata yang ada di Kuta Makmur. Sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, terutama yang membawa anak-anak," tutupnya. (*) 

Reporter : Ahmad Mirdza | Editor : Fathur Rozi