Produsen Tape Bondowoso Keluhkan Sulitnya Bahan Baku, Ini Solusi Yang Ditawarkan Pemerintah

Produsen Tape Bondowoso Keluhkan Sulitnya Bahan Baku, Ini Solusi Yang Ditawarkan Pemerintah
Penampakan Tape Bondowoso. (Foto: Sugianto/Narasinews.id)

NARASINEWS.ID - Ada yang pernah berkunjung ke Bondowoso? Daerah ini terkenal dengan jajanan khasnya berupa tape. Sejak dulu, makanan berbahan baku singkong ini memang sering dicari oleh para tamu dari luar daerah yang datang ke Bondowoso. Seakan kurang afdol kalau berkunjung ke Bondowoso tidak menikmati makanan makanan khas dari daerah yang dikenal dengan Kota Tape tersebut. 

Namun sayangnya, akhir-akhir ini para pengusaha tape sedikit mengeluh. Hal tersebut dikarenakan mereka kesultan mendapat singkong yang biasa dijadikan bahan baku untuk membuat tape. 

Menurut Kabid Perindustrian Diskoperindag Bondowoso, Agung Nurhidayat, untuk menghasilkan tape yang manis dan enak dibutuhkan singkong khusus.

"Bahan baku yang bagus untuk tape menggunakan singkong kuning. Kalau singkong putih itu tidak cocok, " katanya. 

Untuk mempertahankan kualitas dan kuantitas produksi, pemerintah terus melakukan pendampingan dan memberikan bantuan bagi pengusaha tape di Bondowoso. 

Terdapat dua wilayah yang ditetapkan sebagai pusat produksi Tape Bondowoso. Yakni Kecamatan Wringin dan Binakal

Saat ini, Pemerintah terus berupaya membantu agar para produsen tape mudah mendapatkan bahan baku. Salah satunya mengajak agar para petani di Bondowoso menanam singkong kuning. Karena selain sulit, singkong kuning sebelumnya juga sempat mahal. 

"Memang sebelumnya bahan baku singkong sempat mahal. Tapi alhamdulillah untuk tahun ini harga dan stok singkong mulai stabil, " ucapnya.