Pj Wali Kota Lhokseumawe Tagih CSR Perusahaan

"Saya katakan perusahaan wajib menginformasikan aktifitas termasuk tanggung jawab sosial perusahaan yang harus dilakukan. Mulai dari hulu ke hilir dan dibuat sampai selesai demi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Misal, kalau buat rumah harus sampai kasi kunci," ujar Imran

Pj Wali Kota Lhokseumawe Tagih CSR Perusahaan
Pj Wali Kota Lhokseumawe, Imran, memimpin RakorTJSLP dengan para pengusaha. (Foto : Ahmad Mirdza/Narasinews.id)

Narasinews.id, Lhokseumawe - Pj Wali Kota Lhokseumawe, Imran, meminta para pengusaha agar berpartisipasi dalam pembangunan. Khususnya wilayah tempat berdirinya perusahaan. 

Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) TJSLP (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan) Kota Lhokseumawe, Selasa, (7/2/2023). Acara tersebut berlangsung di Aula Setdako Lhokseumawe.

Selain itu, Imran juga menagih tanggung jawab perusahaan dalam menjalankan CRS (Corporate Social Responsibility) dalam bidang sosial dan lingkungan. Ia pun meminta laporan informasi terkait kegiatan CSR yang dilakukan perusahaan.

"Saya katakan perusahaan wajib menginformasikan aktifitas termasuk tanggung jawab sosial perusahaan yang harus dilakukan. Mulai dari hulu ke hilir dan dibuat sampai selesai demi mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Misal, kalau buat rumah harus sampai kasi kunci," ujarnya. 

Pj Wali Kota menilai, CSR yang tidak terkoordinir dengan baik, maka dampaknya kurang dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan. "Harus ada pendekatan dan komunikasi dengan Pemkot Lhokseumawe. Seperti janji memperindah taman, melaporkan program, data jumlah perusahaan, harus update data jumlah tenaga kerja, laporkan berapa kontribusi CSR ke Lhokseumawe," tegasnya.

Sehingga pendekatan yang dilakukan dapat membantu dalam pengendalian Inflasi dan menurunkan kemiskinan ekstrim. Perusahaan diharapkan dapat melaporkan investasi yang masuk dan informasi penggunaan produk dalam negeri dengan UMKM.

"Saya selama enam bulan ini tidak pernah meminta apapun. Hanya saja kepada pimpinan perusahaan agar bisa kembali buka pikiran, buka hati untuk melihat sekitar. Bersama-sama kita hadapi dan sukseskan program mencegah stunting, pengangguran, inflasi. Tidak sendiri namun bersama-sama," beber Imran. 

Pj Wali Kota juga meminta data terkait CSR dapat dilaporkan dengan sinergi yang lebih padu dan terintegrasi.“CSR dilakukan secara tersistem, terjalin konektifitas BUMN dalam penanganan CSR. Tidak ada satu orang dapat berulang kali, harus secara merata dapat dirasakan manfaatnya. Juga membuat komitmen antara pemerintah kota dengan BUMN terkait dengan CSR dan arahan presiden untuk mencapai program strategis nasional," tutup Imran. 

Kendati begitu Imran tetap mengapresiasi terhadap kegiatan CSR yang selama ini telah dilakukan oleh perusahaan yang ada di Kota Lhokseumawe. (*) 

*Reporter : Ahmad Mirdza | Editor : Fathur Rozi