Menteri Pariwisata Canangkan Event Besar Berskala Dunia di Situbondo

"Oleh karena itu, kami menginginkan ini disiapkan. Karena di sini (Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo -red) santrinya luar biasa banyak. Yakni sekitar 17 ribu," tegas Sandiaga Uno

Menteri Pariwisata Canangkan Event Besar Berskala Dunia di Situbondo
Menparekraf Republik Indonesia, Sandiaga Uno, mengunjungi Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo. (Foto : Prokopim Situbondo for Narasinews.id)

Narasinews.id, SITUBONDO - Sebagai seorang Menteri Pariwisata, Sandiaga Uno tentu memiliki kesempatan untuk mengadakan event-event berskala besar. Dan tak disangka, salah satu event berskala dunia mulai direncanakan oleh Sandiaga Uno. Yang cukup mengagetkan, lokasi yang dipilih untuk menjadi tuan rumah acara tersebut adalah Situbondo.

Acara apa sebenarnya yang tengah dicanangkan Mas Menteri (sapaan akrab Sandiaga Uno) di Situbondo?

Kepada awak media, Sandiaga mengatakan bahwa pihaknya menggagas Konvensi Wisata Religi Dunia pada tahun 2024 di Situbondo. Dalam konvensi tersebut, akan hadir perwakilan dari tujuh negara. Yakni Turki, Uzbekistan, Malaysia, Burnei Darussalam, Singapura, Maroko, dan negara-negara di benua eropa. 

Salah satu alasan Sandiaga meletakkan acara sebesar itu di Situbondo karena kemajuan wisata religi di Situbondo. Salah satunya wisata religi yang ada di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo.

"Oleh karena itu, kami menginginkan ini disiapkan. Karena di sini (Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo -red) santrinya luar biasa banyak. Yakni sekitar 17 ribu," tegasnya. 

Sandiaga optimis Situbondo bisa menjadi pusat wisata religi di Tapal Kuda. Dan hal itu akan memberikan berdampak terhadap naiknya kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Santri Pancasila. 

"Nanti kita buatkan juga peta perjalanannya. Salah satu pemberhentiannya di sini (Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo -red). Kemudian stand-stand UMKM juga harus ada," imbuhnya. 

Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menyambut baik gagasan Menparekraf Sandiaga Uno. 

“Pemkab Situbondo pasti menyiapkan diri untuk bisa mensukseskan itu. Oleh karena itu, berbagai persiapan pasti kita laksanakan sampai pada acara nanti," ucapnya. 

Pria yang akrab disapa Bung Karna ini meminta kepada Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk berkoordinasi mensukseskan acara tersebut. "Sehingga konvensi wisata religi dunia bisa sukses," tuturnya. 

Di sisi lain, Pengasuh Ponpes Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo, KHR. Achmad Azaim Ibrahimy, mengapresiasi gagasan Menparekraf Sandiaga Uno. "Karena pesantren adalah tumbuh kembangnya bersama masyarakat, tentu konsepnya harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat," pungkasnya. 

Kiai Azaim melanjutkan, dalam konsep wisata religi dunia harus menampilkan kearifan lokal. "Itu tidak boleh hilang. Karena itu adalah garis yang harus terus mengawal. Sehingga wisata tetap berjalan, tetapi nilai religius dalam batin kita juga harus ada," pintanya. (*) 

*Reporter : Fathur Rozi | Editor: Izzul Muttaqin