Masak Lemang, Tradisi Warga Aceh Tenggara Sambut Hari Raya Idul Adha

Masak Lemang, Tradisi Warga Aceh Tenggara Sambut Hari Raya Idul Adha
Salah seorang warga terlihat memasak makanan khas yang disebut lemang. (Foto: M. Yusuf/Narasinews.id)

ACEH TENGGARA, NARASINEWS.ID -  Masyarakat di Kabupaten Aceh Tenggara memiliki tradisi unik dalam menyambut kedatangan hari besar Islam seperti Hari Raya Idul Adha. Salah satunya tradisi memasak lemang yang disebut-sebut sebagai peninggalan Suku Alas. 

Tradisi yang sama juga dilaksanakan pada Hari Raya Idul Adha 2023 ini. Pantauan Narasinews.id di sejumlah Kota di Aceh Tenggara,  terlihat sejumlah penduduk sejak pagi hari mulai  memasak lemang sebagai makanan khas asli Indonesia, Rabu (28/6/2023). 

Doni Sekedang, salah satu warga Kute Pulonas Baru, Kecamatan Lawe Bulan kepada narasinews.id menjelaskan cara pembuatan lemang. Langkah awal adalah membuat kue beebahan beras ketan. Di mana ketan tersebut diberi santan kelapa ditambah garam yang dimasukkan ke dalam bambu dengan dilapisi daun pisang.

Proses pembakaran makanan khas Alas yang berada di dalam batang bambu tersebut memakan waktu sekitar empat jam lamanya.

Cara membakar lemang, posisi di bagian tengah bambu agak dimiringkan pada tiang penyangga. Agar masaknya  rata. Sekali - kali juga di putar-putar bambu yang dibakar dengan kayu api tersebut. 

Masih kata Doni, tradisi memasak lemang saat menyabut Hari Besar Islam adalah demi menjaga adat Suku Alas yang dilakukan dua kali dalam setahun.

"Ini sudah kita lakukan sejak turun-temurun setiap memperingati hari raya Idul Adha dan Maulid nabi tiap tahun," sebut Doni Sekedang.(*)

*Reporter: M. Yusuf | Editor: Izzul Muttaqin