Kadis Kominfo: Pentingnya Satu Data Indonesia

Kadis Kominfo: Pentingnya Satu Data Indonesia
20 SKPK foto bersama, di Hotel Legen di Gayo Lues.(Foto: Sumardi/Narasinews.id)

GAYO LUES, NARASINEWS.ID - Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Diskominfo) Said Idris Wintareza, menegaskan pentingnya data masyarakat.

Demikian diungkapkan Said Idris saat menjadi pembicara di dalam Forum Group Discussion (FGD) satu data Indonesia dan pembinaan statistik sektoral di Kabupaten Gayo Lues, Rabu, 6 Desember 2023.

Said mengatakan sesuai Perpres nomor 39 tahun 2019, satu data Indonesia (SDI) diharap menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dapat dipertanggungjawabkan, mudah diakses, dan dapat dibagi pakaikan.

“Kita sudah punya satu data untuk bisa diakses di data.gayolueskab.go.id, menjadikan data di Gayo Lues mudah diupload dan mudah didownload melalui gadget yang kita miliki," paparnya.

Dalam penyelenggaraan SDI tingkat daerah, BPS bertindak sebagai pembina data dan Diskominfo sebagai walidata.

“Berdasarkan Perpres nomor 39 tahun 2019, mengenai satu data Indonesia, walidata dan e-walidata sekarang ada di Kominfo dalam memeriksa kesesuaian data dari produsen data. Data itu kami kumpulkan dan diberikan kepada BPS, kemudian BPS mengolahnya dan diwujudkan menjadi buku, salah satunya GLDA (Gayo Lues Dalam Angka) yang hal ini menjadi referensi Bappeda dalam pembangunan daerah," jlentrehnya.

Said menjelaskan data dari produsen data diinput, akan tersaji berbagai informasi;  pembangunan, keuangan, dan pemerintah daerah lainnya yang penting dipublikasikan.

FGD ini digelar di Hotel The Legen, Blangkejeren, dengan menghadirkan Adinda Mutiara Sani dan Erma Ziamah Fatoni, dari BPS dan diikuti peserta dari 20 SKPK.