Ini Lokasi Pasar Murah di Probolinggo yang Diserbu Pengunjung

“Sayangnya cuma sehari. Tadi antre dari jam 8 tapi alhamdulillah dapat. Lebih murah di sini. Di luar itu Rp12 ribu beras per-satu kilonya,” ucap Ratna

Ini Lokasi Pasar Murah di Probolinggo yang Diserbu Pengunjung
Pembeli tampak antusias berkunjung ke Pasar Murah. (Foto: Raphel/Narasinews.id)

PROBOLINGGO, NARASINEWS.ID – Gerakan Pangan Murah (GPM) yang di gelar di depan Gedung Pemkot Probolinggo, Jalan Panglima Sudirman, pada Senin (26/6/2023) ini, diserbu pengunjung.

Dalam acara tersebut, masyarakat Kota Probolinggo rela mengantre berjam – jam demi mendapatkan sembako dengan harga murah. GPM ini merupakan kegiatan serentak yang diadakan di 256 kota mauupun kabupaten se-Indonesia.

Dari awal pembukaan pada pukul 09.00 WIB, gelaran pasar murah ini sudah dipadati warga sehak pukul 07.30 WIB. Beragam kebutuhan pokok pun dijual di pasar murah tersebut. Antara lain beras seharga Rp 8.600 perkilogramnya.

Tentu harga tersebut jauh lebih murah ketimbang di pasaran yang masih dipatok dengan harga Rp 12.000 perkilogram. Tak hanya itu, gula pasir lokal dihargai Rp 12.000 per kilogram dengan persediaan 850 kilogram, 1.500 liter minyak goreng dipatok harga Rp 14.000 per liter; 200 kilogram telur ayam di harga Rp 28.000 perkilogram; daging ayam Rp 36.000 perkilogram; bawang merah Rp 31.000 per-ikat. Berikutnya, bawang putih Rp 31.000 per kilogram; cabai merah Rp 6.000 per 200 gram; cabai rawit Rp  8.000 per 250 gram. 

Bahkan untuk mendapatkan harga sembako murah pun, masyarakat hanya perlu membawa KTP . Hanya dengan itu saja, warga juga sudah mendapatkan tas secara gratis untuk pembelian diatas Rp150 ribu.

Ratna salah satu pengunjung, mengatakan jika giat tersebut sangatlah membantu bagi masyarakat kecil seperti dirinya.

“Sayangnya cuma sehari. Tadi antre dari jam 8 tapi alhamdulillah dapat. Lebih murah di sini. Di luar itu Rp12 ribu beras per-satu kilonya,” ucapnya.

Sementara, Sekda, drg Ninik Ira Wibawati mengatakan, dari hasil analisa BPS Kota Probolinggo di bulan Mei, tingkat inflasi Kota Probolinggo dari tahun ke tahun mencapai 4,17 persen. Sedangkan untuk Nasional adalah 4,00 persen. 

Di mana hal tersebut menurut Ninik masih relatif stabil. “Juga untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi menjelang Idul Adha ini. Yang pasti harganya lebih murah dari harga pasaran,” tandasnya. (*) 

*Reporter: Raphel | Editor: Izzul Muttaqin