Gaji Guru Balai Pengajian Belum Cair, PC IPNU Kota Lhokseumawe : Pj Wali Kota Jangan Dzalim

"Merespon lebaran Idul Fitri di depan mata yang sadisnya biaya gaji untuk tenaga guru balai pengajian masih di ambang harapan atas ketidak pastian cairnya honor mereka. Namun sangat disayangkan peristiwa ini bisa terjadi apalagi dalam bulan suci Ramadan yang seperti kita ketahui bulan beribu amalan dan ampunan akan tetapi Pj Wali Kota malah mengabaikan nasip tenaga kerja guru balai pengajian," ujar Fauzan

Gaji Guru Balai Pengajian Belum Cair, PC IPNU Kota Lhokseumawe : Pj Wali Kota Jangan Dzalim
Ketua PC IPNU Kota Lhokseumawe, T.M. Fauzan. (Foto : Ahmad Mirdza/Narasinews.id)

Narasinews.id, LHOKSEUMAWE - Gaji dan intensif untuk para guru balai pengajian tak kunjung cair. Kondisi tersebut menuai tanggapan dari Ketua PC IPNU Kota Lhokseumawe, T.M. Fauzan. 

Fauzan meminta, Pj Wali Kota Lhokseumawe agar tidak menjadi pemimpin yang dzalim. "Merespon lebaran Idul Fitri di depan mata yang sadisnya biaya gaji untuk tenaga guru balai pengajian masih di ambang harapan atas ketidak pastian cairnya honor mereka. Namun sangat disayangkan peristiwa ini bisa terjadi apalagi dalam bulan suci Ramadan yang seperti kita ketahui bulan beribu amalan dan ampunan akan tetapi Pj Wali Kota malah mengabaikan nasip tenaga kerja guru balai pengajian," ujarnya, Rabu (19/4/2023). 

Dengan melihat permasalahan ini, tentunya menjadi problem serius para guru mengaji yang sudah bekerja keras. Padahal mereka sangat berperan penting dalam mencerdaskan generasi islam dan mendidik anak bangsa agar berakhlak dan baik. 

"Beberapa bulan yang lalu padahal kita baru saja menyaksikan tawuran antar remaja di Kota Lhokseumawe yang jarang terjadi di kota ini. Saya yakin untuk membangun kota ini agar aman dan nyaman itu harus di mulai dari mengedepankan pendidikan agama agar remaja-remaja calon generasi bangsa paham terhadap nilai nilai agama," tutur Fauzan. 

"Dengan beberapa fenomena tersebut Seharus nya Pj Wali Kota agar lebih serius untuk menyikapi terkait pendidikan agama yang ada di Kota Lhokseumawe. Karena merekalah yang membina remaja agar bernafaskan islam dan peduli terhadap pelajaran agama. Menurutnya gaji dan insentif untuk guru ngaji yang akan diberikan secara bertahap akan cukup membantu kehidupan ekonomi keluarga guru ngaji balai pengajian. 

"Kami berharap Pj Wali Kota agar langsung mencairkan biaya gaji guru balai pengajian, karena akan sedikit lebih banyaknya meringankan beban dari para guru ngaji selama menyambut Idul Fitri 1444 Hijriyah," tutupnya. (*) 

*Reporter : Ahmad Mirdza | Editor : Fathur Rozi