Pemuda Probolinggo Isi Waktu Libur dengan Ajarkan Literasi Melalui Wayang

“Kan memang di desa tersebut sangat minim sekali fasilitas penunjang belajar untuk anak – anak generasi penerus bangsa ini. Bahkan untuk ke perpustakaan saja, mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh," terang Mantan Mahasiswa Unesa

Pemuda Probolinggo Isi Waktu Libur dengan Ajarkan Literasi Melalui Wayang
Amir menggunakan wayang untuk mengedukasi anak-anak soal literasi. (Foto: Raphel/Narasinews.id)

PROBOLINGGO, NARASINEWS.ID – Pemuda asal Desa Bayeman, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, Muhammad Amir Hamzah, dengan sukarela mengajar literasi untuk anak-anak di Desa Pohsangit tengah, Kecamaatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo, Kamis (6/7/2023).

Uniknya media yang digunakan untuk proses belajar mengajar adalah wayang.

Menurut Amir, kegiatan tersebut merupakan wujud kepeduliannya pada anak - anak di pelosok desa. Dia berharap mereka semua memiliki semangat belajar yang tinggi.

“Kan memang di desa tersebut sangat minim sekali fasilitas penunjang belajar untuk anak – anak generasi penerus bangsa ini. Bahkan untuk ke perpustakaan saja, mereka harus menempuh jarak yang cukup jauh," terang Mantan Mahasiswa Unesa tersebut.

Amir juga mengatakan, jika giat tersebut sudah dilakoni semejak tahun 2021 silam. Dengan cara membuat rumah baca untuk  anak – anak di Desa Pohsangat Tengah. 

Syukur saja, giat pemuda 24 tahun tersebut mendapatkan antusias tinggi dari masyarakat setempat.

“Saya bersama istri saya,  Nur Lia mengajak anak-anak ke tepi sawah, untuk sekedar belajar dan bermain. Kan kalau di tepi sawah ini udaranya sangat sejuk, dengan angin sepoy – sepoy,” tambanya.

Ada Sekitar 20 anak sudah menunggu kedatangan Amir. Mereka berasal dari Kecamatan Tongas, rumah orang tuanya. 

Ternyata tak hanya anak kecil, ibu-ibu juga anteng duduk di belakang barisan anak-anak. Mereka semua terlihat antusias mendengarkan pemaparan Amir. (*) 

*Reporter: Raphel | Editor: Izzul Muttaqin