Pemkab Blitar Beri Penghargaan Kapolres Blitar Kota Tentang Stunting

"Dengan komitmennya untuk percepatan dan penurunan Stunting pada anak anak, dengan melaunching orang tua asuh dari para Anggota Polres Blitar Kota, ibu ibu Bhayangkari dan sekaligus Pak Kapolres juga sebagai orang tua asuh," kata Herman Widodo

Pemkab Blitar Beri Penghargaan Kapolres Blitar Kota Tentang Stunting
Kapolres Blitar Kota foto bersama Bupati Blitar. (Foto : Martono/Narasinews.id)

Narasinews.id, BLITAR - Polres Blitar Kota mencanangkan gerakan orang tua asuh untuk anak penyandang Stunting, Kamis (06/04/2023). Tujuannya untuk mendukung dan menyukseskan program pemerintah demi percepatan penanganan dan penurunan stunting 

Polres Blitar Kota menunjuk para Kabag, Kasat, Kapolsek dan Bhayangkari untuk menjadi orang tua asuh dari sejumlah anak penyandang stunting di wilayahnya.

Menurut Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB P3A) Kabupaten Blitar, Herman Widodo, pihaknya memerintah bersama Pemerintah Kota Blitar menyampaikan apresiasi atas peran nyata Kapolres Blitar Kota beserta jajarannya.

"Dengan komitmennya untuk percepatan dan penurunan Stunting pada anak anak, dengan melaunching orang tua asuh dari para Anggota Polres Blitar Kota, ibu ibu Bhayangkari dan sekaligus Pak Kapolres juga sebagai orang tua asuh," katanya.

Penanganan masalah stunting memang menjadi tanggung jawab bersama baik Pemerintah, TNI dan Polri untuk menekan serta mengurangi angka kasus stunting.

"Program orang tua asuh merupakan bagian pelaksanaan instruksi Presiden agar seluruh instansi pemerintah termasuk TNI maupun Polri ikut melakukan upaya menurunkan kasus stunting," papar Herman

Sementara itu, Kapolres Blitar Kota AKBP Argowiyono menjelaskan, untuk sementara ada 55 anak penyandang stunting yang akan kami intervensi melalui pemberian makanan tambahan oleh orang tua asuh mulai saya sendiri, kabag, kasat,kapolsek dan bhayangkara.

Program orang tua asuh dapat mencari pola pengasuhan yang efektif sehingga anak stunting dapat keluar dari status stunting dan dapat mengurangi prosentase jumlah stunting yang ada di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

"Para orang tua asuh ikut memantau, mengarahkan dan melaksanakan intervensi melalui pemberian makanan tambahan kepada anak asuh. Kita akan terus menyisir balita stunting untuk bisa dibantu pemenuhan gizi dan tumbuh kembangnya secara optimal," pungkasnya.

Sementara itu bertepatan dengan Launching para Orang tua asuh anak anak penyandang Stunting, Kapolres Blitar kota menerima Piagam Penghargaan dari Bupati Blitar dan Wali kota Blitar. (*)

*Reporter : Martono | Editor : Fathur Rozi