Oleh-oleh Khas Raja Ampat Dipamerkan di Sumatera Barat, Komisi II DPRK Beri Apresiasi

"Meningkatkan perekonomian masyarakat Raja Ampat merupakan satu misi priotas Pemerintah Daerah. Pada prinsipnya Komisi II DPRK akan terus mendorong nilai-nilai konstruktif yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bahari ini,” terang Sarasa.

Oleh-oleh Khas Raja Ampat Dipamerkan di Sumatera Barat, Komisi II DPRK Beri Apresiasi
Salah satu Wisatawan asing berfoto di stand penjualan oleh-oleh khas Raja Ampat. (Foto: Awin/Narasinews.id)

RAJA AMPAT, NARASINEWS.ID - Komisi II DPRK Kabupaten Raja Ampat apresiasi Pemerintah Kabupaten Raja Ampat yang ikut andil dalam upaya promosi produk lokal khas Raja Ampat pada kegiatan Pekan Nasional (PENAS XVI) di Padang, Sumatera Barat pada 10 - 15 Juni mendatang.

Apresiasi ini disampaikan Ketua Komisi II DPRK Raja Ampat, Muh Taufik Sarasa, melalui pesan WhatsApp-nya kepada jurnalis Narasinews.id, Jumat (9/5/2023).

"Saya memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Daerah melalui Dinas terkait yang ikut andil dalam mempromosikan produk lokal Raja Ampat dalam kegiatan PEKAN XVI di Padang Sumatera Barat," ucap pria yang akrab disapa Sarasa itu.

Menurutnya kegiatan Pekan Nasional ini merupakan momen penting bagi Pemerintah Kabupaten/ Kota di seluruh Indonesia untuk mendorong potensi daerahnya masing-masing. Salah satunya menggaungkan produk khas daerah di kanca nasional hingga internasional.

Dalam momen PENAS kali ini, Raja Ampat memperkenalkan hasil olahan masyarakat lokal Raja Ampat bersama dengan kabupaten lainya di Stand pameran yang disediakan untuk provinsi Papua Barat Daya dalam kegiatan tersebut.

Terdapat beberapa produk hasil olahan dan hasil kerajinan masyarakat lokal Raja Ampat yang diperkenalkan ke masyarakat internasional. Di antaranya abon ikan tengiri, minyak kelapa VCO, sabun yang terbuat dari buah kelapa natural soap, kerupuk dari bahan sagu, serta ayakan sagu lempeng yang terbuat dari kayu yang ada di Raja Ampat.

Untuk mengikuti kegiatan tersebut, Pemda Raja Ampat melibatkan sejumlah masyarakat. Mulai dari petani, nelayan hingga pengusaha  UMKM di Raja Ampat. Kegiatan itu juga melibatkan dua anggota DPRK dari Komisi II selaku mitra kerja Dinas terkait di lingkungan Pemkab Raja Ampat.

Terkait kegiatan itu, Sarasa berharap agar Pemerintah Daerah dalam memamerkan produk lokal Raja Ampat di pasar nasional ini dapat meningkatkan perekonomian dan pendapatan masyarakat Raja Ampat.

Selain itu, kegiatan itu juga diharapkan dapat memberikan stimulasi kepada pelaku UMKM di Raja Ampat dalam meningkatkan produksinya. Dengan begitu usahanya terus berkembang.

"Meningkatkan perekonomian masyarakat Raja Ampat merupakan satu misi priotas Pemerintah Daerah. Pada prinsipnya Komisi II DPRK akan terus mendorong nilai-nilai konstruktif yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bahari ini,” terang Sarasa.

Untuk diketahui, Petani Nelayan Nasional yang disingkat PENAS merupakan ajang berkumpul dan bersilaturahmi bagi kelompok tani, nelayan dan petani hutan. Mereka bisa saling memperlihatkan pencapaiannya selaku pelaku utama dalam pembangunan pertanian, perikanan dan kehutanan.

Reporter: Muh. Awin Macap | Editor: Izzul Muttaqin