Gerombolan Geng Motor Serang Pemuda Desa Bunut Seberang

"Anak-anak sempat melawan, membalas kebrutalan para geng motor ini. Karena kalah jumlah, akhirnya mereka berhamburan mencari perlindungan. Sampai akhirnya warga lain mengetahui dan mengejar geng motor tersebut." Kata salah satu warga, Bg Kocik

Gerombolan Geng Motor Serang Pemuda Desa Bunut Seberang

Narasinews.id, ASAHAN - Aksi brutal geng motor makin meresahkan. Betapa tidak, jelang dini hari, sekitar pukul 00.15 Wib. Gerombolan geng motor melakukan provokasi dan melempari pemuda yang tengah nongkrong dengan batu. Beberapa anggota geng motor bahkan mengacungkan samurai dan parang.

Aksi itu memicu amarah warga. Ketika anggota geng motor tak dikenal masuk dan menyerang pemuda jalan Keramik, Desa Bunut Seberang, yang tengah nongkrong. Sebelum menyerang, para geng motor ini lebih dahulu melakukan provokasi.

Dengan cara mengintimidasi serta memukuli salah satu pemuda yang tengah nongkrong, Usai lakukan provokasi, geng motor tersebut melempari pemuda dan warga lainnya dengan batu.

"Anak-anak sempat melawan, membalas kebrutalan para geng motor ini. Karena kalah jumlah, akhirnya mereka berhamburan mencari perlindungan. Sampai akhirnya warga lain mengetahui dan mengejar geng motor tersebut." Kata salah satu warga, Bg Kocik, Sabtu (28/01/2022).

Akibat serangan itu, seorang remaja setempat, Mhd Ardi Syahputra, usia 20 tahun mengalami memar dan bocor di kepala akibat lemparan batu. Warga Desa Bunut Seberang semakin resah, karena serangan geng motor ini bukan pertama kali terjadi.

Warga setempat memastikan, bahwa selama ini pemuda di desa Bunut Seberang tidak pernah ada bermasalah dengan kelompok lain. Akibat peristiwa penyerangan geng motor tersebut, tiga pelaku berhasil diamankan oleh tim polsek kota kisaran berikut dengan barang bukti, berupa parang serta satu unit sepeda motor.

Warga juga berharap, polisi lebih tegas dan mampu menindaklanjuti persoalan tersebut. "Sudah diamankan tadi dan langsung dibawa pihak kepolisian menuju markas polsek kota kisaran. Semoga segera ditangani, "tandas bg Kocik.