Adu Moncong Fortuner Vs Scoopy di Situbondo, Tiga Orang Luka

"Kronologinya berawal saat Minibus Toyota Fortuner dengan Nopol DK 1062 DJ yang dikemudikan IMS, warga Kecamatan Mengwi, Badung, melaju dari arah barat ke timur," ujar Ipda Kadek Yasa

Adu Moncong Fortuner Vs Scoopy di Situbondo, Tiga Orang Luka
Polantas melakukan olah TKP di lokasi Laka Lantas yang melibatkan Toyota Fortuner dan Honda Scoopy. (Foto : Satlantas Polres Situbondo for Narasinews.id)

Narasinews.id, SITUBONDO -Kecelakaan terjadi di Jalan Raya Pantura, Desa Panji Kidul, Kecamatan Panji, Situbondo, tepatnya di kilometer 198.000 arah Surabaya, Rabu (1/2/2023). Kejadian tersebut melibatkan dua kendaraan. Yakni Toyota Fortuner dan Honda Scoopy. 

Menurut Kanit Laka Lantas Polres Situbondo, Ipda Kadek Yasa, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 11.30 WIB. "Kronologinya berawal saat Minibus Toyota Fortuner dengan Nopol DK 1062 DJ yang dikemudikan IMS, warga Kecamatan Mengwi, Badung, melaju dari arah barat ke timur," ujarnya.

Kadek melanjutkan, sesampainya di TKP, mobil Fortuner tersebut mendahului beberapa kendaraan yang berada di depanya. Namun dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Scoopy dengan Nopol S 5635 JBL, yang dikendarai oleh ADRS, warga Kelurahan Mimbaan, Kecamatan Panji, Situbondo. 

"Karena jarak yang sudah sangat dekat, sehingga terjadi kecelakaan tersebut. Mobil Fortuner itu sempat oleng ke kanan dan menabrak pohon yang berada di bahu jalan sebelah selatan," beber Kadek.

Akibat Laka Lantas itu, tiga orang mengalami luka-luka. Yakni sopir Toyota Fortuner dan satu penumpang serta pengendara motor Scoopy. 

"Sopir minibus IMS, umur 52 tahun, mengalami sesak nafas; penumpang minibus, NWA, 51, mengalami pusing pada kepala, bengkak pada siku lengan sebelah kiri dan pengendara motor, ADRS, umur 23 tahun, mengalami luka robek pada dahi, cidera pada kaki kiri serta lecet lutut kaki sebelah kiri. Satu orang korban dibawa ke RSUD dr Abdoer Rahem untuk menjalani perawatan medis," tegasnya. 

Terkait penyebab kecelakaan tersebut, Kadek belum bisa memastikan. "Masih dalam lidik anggota begitu juga dengan kerugian materil masih kami hitung. Jadi saya belum bisa memberikan keterangan," pungkasnya. (*) 

*Reporter : Fathur Rozi