Sembilan Rumah Warga Gili Ketapang Rusak Dihantam Ombak

“Bencana hidrometeorologi ini terjadi pada Jumat, 23 Desember sekitar pukul 17.00 WIB. Untuk tanggul penangkis ombak ini berbahan dasar batu dan semen,” ujar Badrul Munir

Sembilan Rumah Warga Gili Ketapang Rusak Dihantam Ombak
Salah satu rumah warga di Pesisir Pantai Pulau Gili yang rusak dihantam ombak. (Foto : Raphel/Narasinews.id)

Narasinews.id, PROBOLINGGO – Setidaknya ada sembilan rumah warga di Pesisir Pantai Pulau Gili, Desa Gili Ketapang, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, mengalami kerusakan akibat dihantam ombak tinggi. Kondisi tersebut disebabkan oleh tanggul penangkis ombak yang hancur termakan usia.

 

Kepala Desa (Kades) Gili Ketapang, Badrul Munir, menjelaskan usia tanggul penangkis ombak di bibir pantai tersebut sudah hampir 25 tahun. “Bencana hidrometeorologi ini terjadi pada Jumat, 23 Desember sekitar pukul 17.00 WIB. Untuk tanggul penangkis ombak ini berbahan dasar batu dan semen,” ujarnya, Sabtu (24/12/2022). 

 

Namun sekitar 1,6 kilometer tanggul penangkis ombak tersebut terbuat dari batu karang. "Karena kencangnya angin sehingga membuat ombak menjadi tinggi. Dengan begitu tanggul menjadi terkikis," imbuh Kades. 

 

Ombak tinggi itu juga merusak puluhan perahu milik nelayan setempat. "Ada tiga perahu porsen, dua perahu taksi dan 20 perahu pemancing," beber Badrul. 

Menurut Badrul cuaca ekstrem tersebut sudah terjadi semenjak 23 Desember. “Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian itu. Hanya kerugian material saja. Warga yang rumahnya rusak untuk sementara mengungsi ke rumah tetangganya," tegasnya. 

 

Sebelum ombak menerjang rumah warga, kata Munir, hujan deras yang disertai dengan angin kencang melanda Desa Gili Ketapang. "Kemudian disusul dengan ombak besar hingga masuk ke dalam rumah penduduk di bagian utara. Untuk perbaikan tanggul penangkis ombak dan rumah warga masih dalam proses," pungkasnya. 

Data yang dihimpun Jurnalis Narasinews.id, sembilan rumah warga sebagai berikut :

1. Selamat - Sari, warga RT 02 RW 01 

2. Fathor - Soleha, warga RT 02 RW 01 

3. Mol – Sriwahyuni, warga RT 05 RW 01 

4. Samian – Saliya, warga RT 05 RW 01

5. Sapik, warga RT 05 RW 01 

6. Hen - Osria, warga RT 05 RW 01 

7. Sumi - Nasar, warga RT 16 RW 04 

8. Toi - Muslimah, warga RT 16 RW 04 

9. Endi Purnomo, warga RT 16 RW 04

*Reporter : Raphel | Editor : Fathur Rozi