Pemdes Puntukdoro Prioritaskan DD untuk Saluran Irigasi

"Di Desa kita 90 persen ya petani sayur, maka dari itu memang kita anggap perlu dan harus dilaksanakan," tegas Cintoko

Pemdes Puntukdoro Prioritaskan DD untuk Saluran Irigasi
Kades Puntukdoro, Cintoko Samodro saat ditemui di kantornya. (Foto : Nanda Bagus/Narasinews.id)

Narasinews.id, MAGETAN - Pemerintah Desa (Pemdes) Puntukdoro, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, memprioritaskan penggunaan Dana Desa (DD) untuk pembangunan saluran irigasi. Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa (Kades) Puntukdoro, Cintoko Samodro saat ditemui di kantornya, Senin (20/2/2023).

"Untuk DD tahap satu yang sudah cair ini kami prioritaskan untuk membangun jaringan irigasi desa. Tepatnya di Dusun Klaten," katanya.

Menurut Cintoko, pembangunan saluran irigasi tersebut diprioritaskan karena sebagian besar mata pencaharian penduduk Desa Puntukdoro ialah bertani. "Di Desa kita 90 persen ya petani sayur, maka dari itu memang kita anggap perlu dan harus dilaksanakan," tegasnya. 

Selain itu, Cintoko juga bercerita, bahwa akhir-akhir ini curah hujan sangat tinggi. Akibatnya sebagian tanggul jebol, sehingga mengakibatkan air meluap hingga ke permukaan mulai ke area persawahan hingga ke pemukiman warga. 

"Maka dari itu moment ini sangat pas karena hal ini begitu darurat dan harus segera dilaksanakan untuk itu saya Kepala Desa mewakili masyarakat sangat berterimakasih sekali kepada Dinas PMD atas upaya dalam mempercepat pencairan DD tahap satu ini. Sehingga kami dapat segera melakukan pembenahan, " ungkap Cintoko. 

Cintoko menambahkan, bahwa jaringan irigasi ini nanti diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Mengingat pembangunan jaringan irigasi ini juga sangat dibutuhkan masyarakat ketika tiba waktunya musim kemarau. 

"Harapan kami kedepannya setelah nanti kita benahi secara bertahap, tentunya secara langsung akan meningkatkan pertanian sayuran di desa kami. Sebab saluran air ini nantinya sangat dibutuhkan sekali terutama pada musim kemarau mendatang," pungkasnya. (*) 

*Reporter : Nanda Bagus | Editor : Fathur Rozi