Menjelang JFC, PKL akan Direlokasi Agar Lebih Rapi

Menjelang JFC, PKL akan Direlokasi Agar Lebih Rapi
Satpol PP mengecek lokasi tempat PKL. (Foto: Istimewa)

NARASINEWS.ID, JEMBER - Menjelang pelaksanaan JFC di Kabupaten Jember, pemerintah melakukan berbagai cara agar keadaan di Bumi Temkanau itu rapi. Salah satunya dengan melakukan penataan terhadap pedagang kaki lima (PKL). 

Menurut Kepala Bidang Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Jember, Herwindo pihaknya sejatinya sudah memindahkan PKL dari Taman Kelapaan ke Kia-kia (Joging Trak). Hal itu dikarenakan di Taman Kelapaan akan dijadikan lokasi pameran. Namun karena ada permintaan agar lebih ditata lagi, maka melakukan langkah agar lebih rapi lagi. 

Menurutnya, ada sebanyak 248 PKL di Alun-alun ini. Terdiri dari makanan, minuman, mainan dan aksesoris.

Windo pub berencana akan merelokasi ratusan PKL ini secepatnya. Supaya lebih tertata rapi. "Untuk informasi lebih lanjut, tentu masih kami rencanakan," pungkasnya.

Sebelumnya Sekretaris Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jember, David Handoko Seto mengaku menerima laporan terkait pemandangan menjelang JFC yang masih semrawut. Bahkan pihaknya sudah mekukan Inspeksi mendadak (Sidak) di Alun-alun tempat lapak PKL.

"Secara estetika ini sudah tidak bagus. Apalagi ini sampai mengambil hak pejalan kaki. Karena sudah menempati trotoar (joging trak) Alun-alun," ujarnya.

Menurutnya, seharusnya para PKL harus tahu diri untuk mencari limpahan rejeki pada saat JFC digelar. Seharunya lebih rapi menempatkan diri.

"Nanti kalau ada tamu kehormatan, ada Bupati, DPR dan tamu luar negeri. Ini akan jadi presiden buruk. Dan Bupati Jember pasti akan malu dong," kata David.

Memang, kata dia, kondisi seperti ini memang tidak mempengaruhi jumlah pengunjung JFC. Tetapi kalau sampai semrawutnya PKL besok di viralkan oleh netizen, hal tersebut akan jadi tamparan bagi Pemerintah.

"Kita semua kan tahu jahatnya Medsos, nanti di kira Bupati tidak bisa menata PKL.ini kan akan jadi insiden buruk juga nantinya," katanya.

Oleh karenanya, David meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) segera merelokasi para PKL ini, secara insidental. Khususnya saat JFC berlangsung.

"Serta kami meminta juga disediakan tempat sampah. Untuk ribuan orang pengunjung yang akan datang besok," imbuh David. (ANG/LIZ/ADV)