Gus Miftah Beri Wawasan Politik dan Kebangsaan di SMK Pusponegoro

Gus Miftah Beri Wawasan Politik dan Kebangsaan di SMK Pusponegoro

BREBES, NARASINEWS.ID -  Pendidikan politik dan kebangsaan perlu diberikan sejak dini. Terutama pemilih pemula.

Kali ini, SMK Pusponegoro, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, mengundang Miftah Maulana Habiburrahman, alias Gus Miftah untuk memberikan orasi wawasan kebangsaan tentang pengetahuan politik kepada para siswa setempat.

Didampingi politis Partai Golkar Pamor Wicaksono,

para siswa antusias mendengarkan paparan dari Gus Miftah, di halaman sekolah, Senin (29/1/2024).

Tujuan wawasan kebangsaan ini diberikan,  tak lain untuk memberikan pengetahuan dasar dan pemahaman yang lebih baik mengenai politik kepada para siswa. Serta menumbuhkan rasa kebangsaan yang kuat di kalangan generasi muda.

Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji ini, juga mengajak bincang dengan siswa melalui talk show, mengangkat berbagai topik penting dalam politik, seperti konsep dasar politik, peran pemuda dalam politik, isu-isu politik terkini, dan bagaimana membangun persatuan dan kesatuan di tengah perbedaan pandangan politik.

Menurut Gus Miftah, partisipasi politik generasi muda dalam proses demokrasi harus ditingkatkan agar tidak gagal paham.

“Karena keputusan terbaik itu akan dberikan oleh pemimpin yang terbaik maka anak- anak muda harus memilih pemimpin yang baik sehingga akan menghasilkan keputusan politik yang baik,” jelasnya.

Pada sesi tanya jawab salah satu siswa menanyakan tentang karakter pemimpin apa yang bagus seperti apa.

Kata Gus Miftah, salah satunya adalah pemimpin yang baik dan kaya.  Hal itu karena persoalan terbesar di negara ini adalah korupsi.

“Kalau kita memiliki pemimpin yang memiliki kesuksesan secara finansial maka dalam mempimpin nanti tidak mungkin akan korupsi,” tegasnya.

Pamor Wicaksono menambahkan, pemimpin harus memilik ideologi dasar UUD 45, Pancasila, dan Bhineka Tunggal Ika.

“Kalau pemimpin tidak memiliki ideologi ini apa jadinya suatu negara, oleh karena itu pemimpin harus tetap meneruskan apa yang di cita-citakan oleh founding father kita,” jelas Pamor.

Wiryanti, Kepala Sekolah SMK Pusponegoro, menyampaikan harapannya bahwa melalui talk show ini, para siswa dapat memperoleh pengetahuan yang mendalam tentang politik dan mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Acara orasi kebangsaan ini merupakan salah satu upaya SMK Pusponegoro dalam meningkatkan kualitas pendidikan politik di kalangan siswa. Dengan memperoleh pengetahuan politik yang baik, diharapkan siswa dapat turut serta dalam proses demokrasi dan pembangunan nasional,” tuturnya.