Diduga Hendak Tawuran, Puluhan Pelajar Diamankan Polisi

"Sebenarnya permasalahnya tersebut bermula dari siswa SMK Negeri 2 yang menjalin hubungan asmara dengan Siswi SMK Negeri 1. Entah bagaimana, mungkin mereka hendak menyampaikan unek-unek dan permasalahannya, namun mereka masih tidak tau akibatnya," terang Sri Hartutik

Diduga Hendak Tawuran, Puluhan Pelajar Diamankan Polisi
Para pelajar SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Kota Probolinggo digelandang ke Mapolres Probolinggo Kota. (Foto : Raphel/Narasinews.id)

Narasinews.id, PROBOLINGGO – Puluhan pelajar SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2 Kota Probolinggo digelandang polisi ke Mapolres Probolinggo Kota. Diduga mereka hendak melakukan aksi tawuran, namun beruntung dapat dicegah terlebih dahulu oleh warga yang mengetahui dan melaporkan pada pihak kepolisian.

Berdasarkan keterangan dari Waka Kesiswaan SMK Negeri 1 Kota Probolinggo, Sri Hartutik, menjelaskan jika niat siswanya yang hendak tawuran tersebut diawali dengan masalah asmara antar pelajar. "Sebenarnya permasalahnya tersebut bermula dari siswa SMK Negeri 2 yang menjalin hubungan asmara dengan Siswi SMK Negeri 1. Entah bagaimana, mungkin mereka hendak menyampaikan unek-unek dan permasalahannya, namun mereka masih tidak tau akibatnya," terangnya.

Oleh sebab itu, aparat kepolisian turut serta membimbing para siswa yang terjaring dan memberikan atensi dan edukasi pada para pelajar yang bersangkutan. Tujuannya supaya tidak mengulangi perbuatan seperti ini lagi.

"Kita dari pihak sekolah juga akan memberikan hukuman tegas pada mereka (pelajar yang terjaring -red). Seperti masuk daftar merah kesiswaan dan skorsing,” tambahnya.

Hal senada juga diucapkan oleh Kasi Humas Polres Probolinggo Kota, Iptu Zainullah. Dirinya mengatakan ada empat pelajar dari SMK Negeri 1 dan SMK Negeri 2, Rabu (15/2/2023). Mereka ditangkap oleh Polsek Wonoasih, karena disinyalir hendak melakukan aksi tawuran.

"Ini merupakan pengembangan dari empat pelajar yang tertangkap dan akhirnya kita panggil beserta wali muridnya serta pihak sekolahnya. Tujuannya memberikan edukasi dan efek jera pada para pelajar tersebut," tandasnya. (*) 

*Reporter : Raphel | Editor : Fathur Rozi