Cuaca Ekstrem, 18 Pohon di Situbondo Tumbang

"Sekitar pukul 18.25 WIB, hujan deras yang disertai angin kencang mengguyur Kabupaten Situbondo mengakibatkan pohon tumbang di beberapa lokasi," ujar Puriyono

Cuaca Ekstrem, 18 Pohon di Situbondo Tumbang
Petugas gabungan melakukan pemotongan batang pohon yang tumbang. (Foto : BPBD Situbondo for Narasinews.id)

Narasinews.id, SITUBONDO - Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai dengan angin kencang melanda beberapa wilayah di Situbondo, Jumat (23/12) malam. Akibatnya belasan pohon tumbang. 

Menurut Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono, ada sekitar 18 pohon berbagai jenis yang tumbang. "Sekitar pukul 18.25 WIB, hujan deras yang disertai angin kencang mengguyur Kabupaten Situbondo mengakibatkan pohon tumbang di beberapa lokasi," ujarnya, Sabtu (24/12/2022). 

Puriyono melanjutkan, pohon tumbang tersebut tersebar di Jalan Raya Pantura Pasir Putih, depan Wisata Bahari Pasir Putih tepatnya di pintu tiga. "Ada dia pohon yang tumbang. Yakni jenis mahoni. Kemudian di depan Foresta Pasir Putih, satu pohon yang tumbang. Jenis trembesi," tambahnya. 

Di Jalan Raya Pantura, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, ada dua pohon mahoni yang tumbang. "Untuk di Jalan Desa Wringin Anom, Kecamatan Panarukan, ada dua pohon yang tumbang. Di Jalan Desa Peleyan, ada dua pohon. Jalan Desa Duwet, tiga pohon. Jalan Pantura Kapongan, satu pohon. Jalan Pantura Landangan, dua pohon. Jalan Balan Basuki Rahmat, Kelurahan Mimbaan, ada satu pohon. Jalan Desa Olean, satu pohon dan Desa Talkandang, satu pohon," beber Puriyono. 

Lebih lanjut, Puriyono mengungkapkan, menerima informasi adanya pohon tumbang tersebut, petugas gabungan dari BPBD Situbondo, Tagana Dinsos, BP 1312 Kwarcab Situbondo, TNI-Polri mendatangi lokasi kejadian. "Kami langsung melakukan pemotongan pohon yang tumbang tersebut dengan menggunakan gergaji mesin (chain saw -red) serta peralatan lainnya," tegasnya. 

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka akibat kejadian tersebut. "Untuk kerugian materi juga nihil. Kami menghimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya. Sebab cuaca ekstrem berupa hujan deras yang disertai dengan angin kencang masih berpotensi terjadi di Kabupaten Situbondo," pungkas Puriyono. (*) 

*Reporter : Fathur Rozi | Editor : Izzul Muttaqin