Pedagang di Bazar Ramadan Kota Probolinggo Mengeluh

“Ya standnya terlalu dekat sama pedagang Pujasera yang sudah lama berjualan di sini mas, dan selain itu ditambah lagi bulan puasa tahun ini sering hujan ya. Jadi sepertinya masyarakat malas mau keluar,” ucap Ayu

Pedagang di Bazar Ramadan Kota Probolinggo Mengeluh
Ibu-ibu membeli kue di salah satu stand pedagang di Bazar Ramadan yang ada di Alun-Alun Kota Probolinggo. (Foto : Raphel/Narasinews.id)

Narasinews.id, PROBOLINGGO – Bazar Ramadan yang digelar di Alun-Alun Kota Probolinggo resmi dibuka. Sejumlah pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) yang berjualan di area tersebut mengaku mengeluh.

Mereka mengeluhkan jika, stand yang ditempati saat ini terlalu berdekatan dengan pedagang Pujasera yang memang sudah berada di area tersebut.

Seperti halnya yang diucapkan oleh Ayu, salah satu pedagang aneka jajanan tradisional ini. Dirinya mengaku jika dagangannya saat ini sepi, selain stand yang kurang nyaman dan terlalu dekat dengan pedagang Pujasera.

“Ya standnya terlalu dekat sama pedagang Pujasera yang sudah lama berjualan di sini mas, dan selain itu ditambah lagi bulan puasa tahun ini sering hujan ya. Jadi sepertinya masyarakat malas mau keluar,” ucapnya.

Memang berdasarkan pantauan cuaca dari BMKG Pusat Juanda, diperkirakan intensitas curah hujan tinggi kerap menyelimuti Wilayah Kota Probolinggo.

Di lain sisi, Kepala DKUP Kota Probolinggo, Fitriawati, mengatakan dirinya sengaja menempatkan Bazar Ramadhan tahun 2023 ini di sekitar Alun-Alun Kota Probolinggo. Sehingga warga Kota Probolinggo tidak perlu bingung jika hendak membeli jajanan takjil untuk menu berbuka puasa.

“Memang saya memilih tempat ini untuk Bazar Ramadan agar wisata kuliner terpusat di sini. Dengan begitu mampu membangun perekonomian pelaku usaha kecil menengah warga Kota Probolinggo,” tandasnya. (*) 

*Reporter : Raphel | Editor : Fathur Rozi