BerandaEntertainmentWarga Lampeji Sebut Jalan Mulus Bak Sirkuit Mandalika

Warga Lampeji Sebut Jalan Mulus Bak Sirkuit Mandalika

Narasinews.idJEMBER – Jalan yang membentang di sepanjang Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Jember yang menelan dana sebesar Rp16,2 Miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu akhirnya selesai dibangun. Hal tersebut sontak membuat warga setempat senang.

Salah satu pengendara motor, Zainullah mengatakan, usai di perbaiki, jalan yang menghubungkan Desa Suco dan Karang Kedawung tersebut sangat mulus bak sirkuit Mandalika. Sehingga menggoda para pengguna jalan untuk tancap gas memacu kendaraannya lebih kencang.

“Soalnya aspalnya mulus sekali. Sudah gak ada lagi juglengan sewu (lubang seribu -red). Jadi melaju itu enak,” ucapnya kepada Jurnalis Narasinews.id, Minggu (29/5/2022).

Kalau dulu sebelum di bangun, kata Zainullah, jalan disitu rusak parah. Bahkan sering membuat motor pengguna jalan sering rusak akibat jalan berlubang dan membuat hentakan.

“Yang paling merasakan dampaknya itu warga yang sering mengangkut muatan seperti pedagang pisang. Mereka ke pasar menggunakan motor lewat jalan ini. Kadang muatannya berjatuhan karena banyak lubang,” ungkapnya.

Laily, salah satu warga Kecamatan Mayang, yang berprofesi sebagai pedagang sayur ini sangat berterima kasih kepada Bupati Jember, Hendy Siswanto, karena telah memprioritaskan pembangunan jalan melalui proyek multiyears. Sehingga aktivitas warga menjadi semakin lancar.

“Kalau ada kesempatan, saya ingin sekali bertemu Pak Hendy. Saya mau bilang langsung kepada beliau rasa terima kasih saya sebagai warga yang merasakan manfaat dari perbaikan jalan itu,” ucapnya.

Secara terpisah, Kepala Desa Lampeji, Ary Wahyudi, mengimbau kepada warga agar bersama-sama menjaga jalan yang telah di perbaiki. Jangan sampai dipakai untuk hal-hal yang merugikan seperti balap liar, dan yang lainnya.

“Jalan itu di perbaiki menggunakan uang rakyat. Jadi, otomatis jalan itu milik rakyat. Makanya harus di rawat dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Pak Yudi ini juga berharap agar para sopir truk tidak mengangkut muatan berlebih. Sebab berpotensi besar merusak jalan aspal.

“Nanti, akan di upayakan akan ada Odol (Ovel dimensi dan over load). Jadi truk besar gak akan bisa lewat lagi. Aturannya maksimal muatan 8 ton. Kalau ada yang maksa, akan di kenai sanksi,” pungkasnya. (nul/ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular