BerandaNasionalViral Video Syur Janda di Jember

Viral Video Syur Janda di Jember

Narasinews.idJEMBER – Sejak dua pekan terakhir  masyarakat Jember diresahkan dengan beredarnya video porno janda muda. Dalam rekaman tersebut, wanita 20 tahun itu tampak tidak mengenakan pakaian sambil memamerkan bagian tubuh intimnya.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jember Bangkit, Agus Mahendra, langsung mengambil sikap terkait viralnya video tersebut. Dia pun membawa persoalan tersebut ke aparat penegak hukum (APH).

“Kami datang ke Polres Jember berdasarkan aduan masyarakat terkait adanya video yang meresahkan itu. Video itu cukup viral sehingga kami laporkan ke Polres Jember,” ujarnya, Senin (4/4/2022).

Kepada Polisi, Agus meminta agar kasus itu diusut tuntas. Agar tidak terjadi lagi hal serupa di kemudian hari.

“Awalnya, aduan itu akan disampaikan langsung ke Kapolres Jember, AKBP Heri Purnomo. Namun sayang Kapolres tidak bisa menemui karena sedang ada tamu. Namun ajudannya sudah membuatkan jadwal kapan Kapolres bisa ditemui,” ucapnya.

Agus mengklaim, berdasarkan informasi yang ia himpun dari berbagai sumber, pelaku dalam video itu diduga warga Kecamatan Ajung. Namun karena kasusnya masih dalam proses pengaduan, maka identitas pelaku belum bisa disebutkan ke media.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Komang Yogi Arya Wiguna, belum bisa dikonfirmasi.

Secara terpisah, warga Kecamatan Ajung, Ahmad Mustofa, mengaku khawatir dengan masa depan anaknya. Sebab, semakin canggihnya teknologi, semakin mudah pula orang-orang yang tak bertanggung jawab menyebarkan hal-hal yang bersifat merusak.

“Hal itu sedikit banyak dapat merepotkan orang tua dalam melakukan kontrol kepada anaknya. Apalagi mereka yang gagap teknologi (Gaptek). Bisa-bisa terkecoh nantinya,” ungkapnya.

Karena itu, kata Mustofa, pemerintah harus bertindak tegas menyikapi hal tersebut. Perbuatan asusila harus diberantas. Karena dapat merusak generasi bangsa.

“Kalau hanya tokoh agama saja yang bertindak mendidik warga itu tidak cukup. Perlu adanya kontrol media dari pemerintah juga. Karena pemerintah punya wewenang untuk melakukan itu,” pungkasnya. (nul/ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular