BerandaNasionalTujuh Hari Pencarian, Nenek Sadi Tak Kunjung Ditemukan

Tujuh Hari Pencarian, Nenek Sadi Tak Kunjung Ditemukan

Narasinews.idSITUBONDO – Petugas gabungan beserta masyarakat setempat sudah tujuh hari melakukan pencarian terhadap Nenek Sadi alias Bu Totok, yang dilaporkan hilang di kawasan Blok Lempuyang Resort Balanan, Taman Nasional (TN) Baluran, Dusun Sidomulyo Merak, Desa Sumberwaru, Kecamatan Banyuputih, Situbondo, Minggu, (3/7/2022) sekitar pukul 22.00 WIB.

Namun hingga hari Minggu, 10 Juli 2022, keberadaan Nenek Sadi tak kunjung ditemukan. Sehingga petugas gabungan memutuskan untuk menghentikan pencarian terhadap perempuan 70 tahun itu.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Situbondo, Puriyono mengatakan, kendala yang dihadapi petugas saat melakukan proses pencarian adalah kondisi hujan yang rimbun, sinyal handphone yang sulit, dan kondisi jalan yang berlumpur. Sehingga menyulitkan mereka dalam menemukan keberadaan korban.

“Penyisiran kita mulai dari Kantor SPTNW I Bekol, Resort Balanan, Blok Sirondo, Blok Sibanjir, Area Bukit, Blok Lempuyang, Area Curah Lempuyang, hingga ke Blok Batu Hitam,” ujarnya kepada Jurnalis Narasinews.id, melalui sambungan telepon.

Lebih lanjut, Puriyono mengungkapkan, informasi yang ia terima, ada masyarakat yang sempat melihat keberadaan korban di area TN Baluran. “Katanya mau nyari apa gitu mas. Soalnya kan Nenek Sadi ini bicarakan kurang jelas dan sudah mulai pikun,” imbuhnya.

Untuk langkah selanjutnya, Puriyono menjelaskan, pihaknya hanya bisa menunggu arahan dari Basarnas Pos Sar Jember, dan petugas TN Baluran selaku penanggungjawab pencarian. “BPBD Situbondo sifatnya membantu proses pencarian Nenek Sadi. Jadi kalau sudah ada informasi A1 kita siap untuk melakukan evakuasi,” tegasnya.

Adapun petugas gabungan yang terlibat dalam proses pencarian Nenek Sadi adalah Basarnas Pos Sar Jember, TN Baluran, BPBD Situbondo, Tagana, TNI-Polri, dan relawan. “Dengan armada penduduk 10 motor trail, 1 unit perahu Dolpin, serta alat komunikasi (HT -red),” pungkas Puriyono.

Untuk diketahui Nenek Sadi dinyatakan hilang pada hari Minggu, 3 Juli 2022 pukul 22.00 WIB, di kawasan TN Baluran. Petugas sempat melihat keberadaan korban di Blok Sirondo saat mencari biji akasia, dengan memakai baju putih yang sudah terlihat kotor, dan pakai sampir jarik batik warna coklat. (ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular