HomePeristiwa DaerahTangis Basirun Pecah saat Dapat Bantuan Kursi Roda dari Pemkab Situbondo

Tangis Basirun Pecah saat Dapat Bantuan Kursi Roda dari Pemkab Situbondo

Narasinews.idSITUBONDO – Basirun, warga Desa Semiring, Kecamatan Mangaran, tak kuat menahan tangis sesuai menerima bantuan kursi roda dari Pemkab Situbondo, di Upacara Peringatan Hari Jadi Kabupaten Situbondo (Harjakasi) ke-204, Senin (15/8/2022).

Pria 48 tahun ini mengatakan, dirinya merasa bersyukur atas bantuan yang diberikan. “Terima kasih atas kepedulian pemerintah kepada saya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Basirun mengungkapkan, selama ini pihaknya tidak pernah menerima bantuan kursi roda dari pemerintah. “Saya lumpuh ini sejak lahir. Jadi kalau beraktivitas saya pakai tongkat,” imbuhnya.

Basirun berharap, adanya bantuan modal usaha dari Pemkab Situbondo. “Saya kan jualan kecil-kecilan mas di rumah. Jadi butuh itu (modal usaha -red),” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengungkapkan bantuan kursi roda kepada Basirun merupakan bentuk kepedulian Pemkab Situbondo. “Walaupun itu belum maksimal, tapi itu bisa meringankan beban mereka. Bagi yang belum dapat saya minta untuk bersabar, secara bertahap kita berikan kepada masyarakat Situbondo Insya Allah seperti itu,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam Upacara Peringatan Harjakasi ke-204, Pemkab Situbondo memberikan bantuan kursi roda kepada tiga orang, dan lima kali palsu kepada masyarakat.

Informasi tambahan, selain memperingati Harjakasi ke-204, Pemkab Situbondo senantiasa mengajak masyarakat untuk ikut memberantas peredaran rokok ilegal.

Sebab keberadaan rokok ilegal sangat merugikan negara. Karena tidak memberikan pemasukan dari sektor cukai. Sehingga berdampak terhadap penerimaan pemerintah daerah dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

Sementara jumlah DBHCHT Pemkab Situbondo tahun 2022 sebesar Rp55.748.515.000. Dana tersebut dikelola oleh beberapa OPD. Di antaranya Dinsos, Diskoperindag, Disnaker, Dispertangan, Dishub, dan Dinas PUPP, Satpol PP, RSUD dr Abdoer Rahem, RSUD Besuki, serta RSUD Asembagus.

Baca Juga  Bupati Banyuwangi Cek Kesiapan RS Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Dana jumbo tersebut digunakan untuk pembangian BLT, pelatihan kerja, pembagian pupuk urea gratis kepada petani, pemasangan PJU, pembangunan RTLH, progam Tolop (tutup lubang -red), pembangunan jamban keluarga, progam sehat gratis (Sehati), penurunan angka stunting, pengadaan alat kesehatan (Alkes), rehap gedung rumah sakit, sosialisasi tentang cukai dan operasi pasar rokok ilegal. (adv/*)

Pewarta : Fathur Rozi

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular