BerandaNasionalTak Merasa ke Kota, Warga Bondowoso Tiba-tiba Dapat Surat Tilang Elektronik

Tak Merasa ke Kota, Warga Bondowoso Tiba-tiba Dapat Surat Tilang Elektronik

Narasinesw.idBONDOWOSO – Zainal Bahar, warga Desa Pejagan, Kecamatan Jambesari ini merasa kaget. Sebab pria 55 tahun ini tiba-tiba saja mendapat surat dari PT Pos Indonesia yang isinya surat tilang elektronik, Kamis (23/6/2022).

“Saya bingung, saya tidak merasa dicegat polisi. Tiba-tiba dapat surat tilang yang diantar oleh petugas pos ke rumah,” tutur Bahar, Minggu (26/6/2022).

Bahar mengaku, sudah beberapa hari tidak melakukan perjalanan ke wilayah kota.  Sehingga dia tidak merasa bertemu dengan razia kendaraan bermotor. “Kalau pun ada razia, motor saya lengkap, pajak hidup, SIM juga ada,” ujarnya.

Diakuinya, sebelum mendapat surat tilang elektronik yang diantar oleh pos, dia sempat berpapasan dengan mobil INCAR Polantas di Jalan Tamanan, Desa Pejagan, tak jauh dari rumahnya.

“Waktu itu pukul 10.00 WIB, saya mau belanja untuk keperluan toko. Karena tujuan saya hanya ke desa sebelah, saya tak pakai helm.  Saya memang berpapasan dengan itu di dekat rumah. tarnyata beberapa hari setelahnya saya dapat surat tilang elektronik,” beber Bahar.

Dengan kejadian tersebut ternyata banyak masyarakat, khususnya warga desa yang belum mengetahui bahwa Satlantas Polres Bondowoso mulai mengoperasikan mobil Integrated Node Capture Antitude Record (INCAR).

Untuk diketahui, mobil INCAR adalah mobil tilang elektronik yang siap mendukung penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE). Langkah ini bertujuan meningkatkan sistem ETLE di wilayah hukum Polres Bondowoso. Mobil patroli itu dilengkapi camera intai canggih yang bisa merekam setiap pengendara di jalan.

Nantinya mobil Ini akan memantau pengendara yang melanggar lalu lintas di jalanan. Sehingga, petugas tak perlu berinteraksi langsung dengan pengendara.

Dikonfirmasi terpisah, Kanit Pengaturan Jalan, Pengawalan dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Bondowoso, Ipda Suminar menyampaikan, saat mobil INCAR berpatroli, maka setiap pengendara yang melanggar akan terverifikasi oleh kamera dan monitor di dalam mobil.

“Ketika pelanggar sudah di monitor di mobil INCAR akan terkoneksi dengan Coming Center di Kantor Satlantas. Dan nantinya kita konfirmasi dengan surat tilang melalui kantor Pos,” terang Suminar.

Untuk tenggang waktu pembayaran denda surat pelanggaran, pihaknya menyebut bahwa tiga sampai delapan hari. “Apabila dalam tenggang waktu yang kita tentukan belum ada penyelesaian, maka petugas kita akan memblokir STNK ke kantor Samsat,” sambung Suminar.

Ditanya perihal bagaimana sistem penindakan kendaraan dengan plat nomor palsu, dia akan menyerahkan sepenuhnya kepada Satreskrim Polres Bondowoso. “Kalau plat Nopol palsu tidak bisa terverifikasi, maka akan kita serahkan ke Reskrim Polres Bondowoso,” pungkas Suminar.

Untuk penyelesaian surat tilang, Satlantas Bondowoso memberikan kemudahan bagi masyarakat. Yakni melalui Aplikasi di Smartphone. “Cukup mendownload aplikasi SRKIP di playstore. Kita bisa tahu pelanggaran apa saja, dan pengurusan tilang melalui transfer BRI. Jadi masyarakat tidak perlu repot,” tutup Suminar. (uby/ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular