BerandaNasionalSetelah Viral, Nenek Masi Ramai di Datangi Pejabat

Setelah Viral, Nenek Masi Ramai di Datangi Pejabat

Narasinews.idJEMBER – Viralnya pemberitaan Nenek Masi, warga Dusun Curahlaos, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, Jember, yang tidur di emperan rumah saudaranya telah menyita perhatian semua kalangan. Kini perempuan 75 tahun ini ramai di datangi para pejabat.

Seusai kunjungan Pengelola Pelayanan Kesehatan Liposos Dinas Sosial (Dinsos) Jember, Agus Widodo, pada Senin (18/7). Kali ini, petugas Dinsos Jember yang lain bersama Kasi PMKS Kecamatan Mumbulsari, Kepala Desa (Kades) Lampeji, Kepada Dusun (Kadus) Curahlaos, Ketua RT/RW setempat juga ikutan bertandang ke Nenek Masi, Selasa, (19/7/2022) sekitar pukul 11.30 WIB.

Mereka mengantarkan bingkisan yang berisi beras 5 kilogram, Mie Instan 1 kardus, minyak goreng, gula, dan lain-lain. Di mana kunjungan Dinsos tersebut merupakan instruksi langsung dari Bupati Jember, Hendy Siswanto.

Danramil Mumbulsari, Hendera Faizar, yang turut hadir mengatakan kondisi Masi memang layak mendapat perhatian penuh dari pihak berwajib. Mengingat kondisinya yang sudah tua renta, sedangkan ia saat ini hanya dirawat oleh saudaranya yang perekonomiannya kurang beruntung.

“Makanya kita tidak menutup mata soal isu sosial. Apalagi berkaitan langsung dengan orang lanjut usia (Lansia -red) seperti Buk Masi,” ucapnya kepada Jurnalis Narasinews.id, Selasa (19/7/2022).

Sementara, Kasi PMKS Kecamatan Mumbulsari, Imam Satoto menyampaikan, pihak Kecamatan menerima laporan terkait ramainya pemberitaan di media massa tentang keberadaan Masi. Lantas langsung tanggap melakukan koordinasi dengan Dinsos, Danramil, Kades, pendamping PKH, TKSK, dan pihak terkait untuk merespon berita tersebut.

“Pihak Dinsos langsung menanggapi, sehingga kami bisa segera melakukan verifikasi dan asesmen. Bupati juga ikut memberikan bantuan berupa sembako,” ujarnya.

Di sisi lain, Kades Lampeji, Ary Wahyudi, bakal mengawal terus proses saluran bantuan dari semua pihak untuk membuatkan tempat tinggal yang layak huni untuk Masi. Baik itu dari pemerintah sendiri maupun relawan.

“Kami juga akan memastikan bahwa pihak keluarganya bisa menepati kesepakatan untuk merawat Buk Masi dengan baik. Jangan sampai tidur di emperan lagi,” tandasnya.

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Mumbulsari, Heni Isnaini, juga bakal mengusulkan katering setiap hari untuk Masi. Sebab, selama ini dia tinggal bersama keluarganya yang secara ekonomi menengah kebawah.

“Kalau ada katering kan bisa sedikit mengurangi beban saudaranya. Apalagi mereka (Nenek Masi -red) juga sama-sama Lansia,” ungkapnya.

Sorenya, Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kemensos, Yulia, juga menyusul untuk mengidentifikasi sekaligus asesmen penanganan kebutuhan Masi.

“Kondisi Buk Masi sekarang lagi batuk. Katanya sudah lama. Makanya saya akan mengkoordinasikan dengan TKSK untuk melakukan penanganan medis,” tutupnya.

Nenek Masi sendiri tidak menyangka bahwa dirinya bakal disambangi pejabat. Makanya, dengan polos ia mengutarakan isi hatinya untuk meminta tempat tinggal yang layak meskipun hanya seukuran 3×4 meter.

“Katanya mereka mau membuatkan untuk saya. Mudah-mudahan Allah memberi balasan yang setimpal,” pungkasnya. (nul/ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular