BerandaNasionalSepakat: Kepala Udang Tak Boleh Dijemur di Seletreng, Kulit Harus Dioven

Sepakat: Kepala Udang Tak Boleh Dijemur di Seletreng, Kulit Harus Dioven

Narasinews.id- SITUBONDO–  Persoalan bau limbah udang di Desa Seletreng, Kecamatan Kapongan akhirnya menemukan titik terang. Pengusaha, warga, dan sejumlah pihak terkait lainnya sepakat untuk meniadakan penjemuran kepala udang di desa yang ada di Kecamatan Kapongan tersebut. Sementara untuk kulit, boleh dijemur dengan catatan harus dioven terlebih dahulu.

Lantas bagaimana pengusaha yang tidak memiliki oven? Tentu tidak memiliki hak untuk melakukan penjemuran. Sampai mereka memiliki oven.

Semua itu ditegasakan oleh Ketua Komisi III DPRD Situbondo, Arifin, dalam rapat audiensi antara pengusaha, warga, DLH, PT PMMP dan sejumlah pihak lainnya di gedung DPRD Situbondo, Kamis (16/6/2022). Arifin berharap, kesepakatan tersebut dapat diterima semua pihak. Selain itu, juga wajib ditaati bersama. Karena kalau sampai dilanggar oleh pengusaha, konsekwensinya adalah penutupan selamanya.

“Limbah ini kan ada dari dua daerah. Dari Situbondo dan Banyuwangi. Untuk meminimalisir rasa bau, kami mengintruksikan bahwa dari luar untuk sementara disetop. Dengan catatan, kalaupun pengusaha ada pengering (dryer) atau oven, silahkan masuk kembali,” ucapnya.

“Kemudian yang ke dua, limbah yang boleh dijemur di situ (Seletreng-red) adalah limbah berupa kulit. Untuk limbah kepala, silahkan dikirim ke luar Situbondo. Artinya tidak boleh melakukan penjemuran kepala,” ucapnya.

Ketiga, proses penjemuran harus pakai oven dengan kekeringan 60 persen. “Setelah itu, lepas 60, kami tidak masalah melakukan penjemuran secara manual,” ucapnya.

Selain itu, Arifin juga memberi ruang kepada masyarakat untuk melakukan pengawasan. “Pengusaha yang belum memiliki oven atau dryer, maka dilarang untuk melakukan aktivitas penjemuran. Dan ini sudah disepakati. Khusus kulit ya. Bukan kepala loh,” jelasnya.

Sementara, salah seorang pengusaha penjemuran limbah udang, Hadi Priyanto, mengaku sudah melakukan trial pengoperasian pengasapan model oven. “Alhamdulillah bisa berjalan dengan baik. Dan ini akan menjadi solusi bagi pengusaha-pengusaha yang lain,” ucap pria yang juga menjabat Ketua Komisi I DPRD Situbondo ini.

Sebelumnya, penjemuran limbah udang di Desa Seletreng sempat disoal sejumlah warga. Mereka mengaku terganggu dengan bau dari penjemuran tersebut. Karena itu, beberapa dari mereka memilih mengadukan hal tersebut ke Komisi III DPRD Situbondo.

Tak berhenti di situ, Komisi III juga sempat melakukan inspeksi mendadak dan merekomendasikan penutupan sementara. Dan beberapa waktu setelah itu, baru diselenggarakan audiensi dengan sejumlah pihak yang terlibat. Termasuk warga, PT PMMP dan Pengusaha. (liz)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular