BerandaNasionalSemakin Banyak Kompetitor, Pendapatan Driver Ojol di Jember Menurun

Semakin Banyak Kompetitor, Pendapatan Driver Ojol di Jember Menurun

Narasinews.id – JEMBER – Pendapatan harian sejumlah driver ojek online (Ojol) mengalami penurunan drastis dalam beberapa waktu terakhir. Hanya berkisar antara Rp50 ribu hingga Rp60 ribu. Itu pun masih dibagi dengan perusahaan.

Salah satu penyebabnya karena banyaknya saingan untuk mendapatkan pelanggan. Feri, salah satu driver Ojol asal Banglasari, mengatakan bahwa pendapatannya sebagai Ojol dalam beberapa waktu terakhir terus menurun. Bahkan pada Kamis (31/3/2022), dirinya dari pagi hingga siang hari hanya mendapatkan 4 penumpang Ojol.

“Kalau dulu-dulu, penumpang dari pagi hingga sore bisa mencapai dua kali lipat dari sekarang. Namun akhir-akhir ini kan muncul aplikasi Ojol baru. Itu juga menjadi saingan,” jelasnya.

Apalagi, jika ada diskon besar-besaran dari Ojol sebelah. Penumpang yang bisa dia dapatkan lebih sedikit lagi.

“Selain itu juga banyak aplikasi antat jemput makanan. Biasanya juga ada Diskon ataupun gratis ongkos kirim. Hal tersebut juga mengurangi jumlah penumpang Ojol. Karena banyak orang memilih diam menunggu di rumah saat hendak memesan makanan,” ucapnya.

Keadaanya bertambah miris dengan banyaknya mahasiswa Jember yang pulang kampung karena libur. “Karena penumpang paling banyak dari mahasiswa. Rata-rata mereka tidak membawa sepeda motor. Jadi kemana-mana menggunakan Ojol,” ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Edi, warga Kecamatan Sumbersari. Menurutnya, dalam kondisi seperti sekarang ini, tidak cukup jika hanya mengandalkan penghasilan dari kerja Ojol.

“Karena itu harus ada kerjaan sampingan. Kalau saya sendiri itu sambil beternak ayam dan kambing. Sedangkan istri jualan es campur,” ujarnya.

Apalagi memasuki bulan Ramadan. Warga nampaknya lebih banyak beraktivitas di rumah. Kemungkinan juga akan berpengaruh pendapatan Ojol.

“Semoga saja ramadan tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya. Kalau dulu benar-benar sepi pelanggan. Soalnya ketat-ketatnya protokol kesehatan (Prokes) Covid-19. Kalau tahun ini kan lebih longgar,” pungkasnya. (nul/ros).

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular