Sebelum Ritual di Pantai, Anak dan Ibu Dirukyah, Ini Video Viralnya

Narasinews.id
Bintang dan ibunya sedang dirukyah oleh Ketua Padepokan Tunggal Jati Nusantara, Nur Hasan. (Tangkapan layar)
banner 400x130

Narasinews.idJEMBER– Video pengikut Padepokan Tunggal Jati Nusantara melakukan rukyah di rumah yang disebut sebagai rumah milik Nur Hasan di Rambipuji, sebelum peristiwa maut terjadi beredar di media sosial.

Dalam video tersebut terlihat seorang perempuan yang diketahui bernama Bintang sedang dirukyah oleh sang guru, Nur Hasan.

banner 400x130

“Iya dalam video yang beredar itu Bintang keponakan saya, ibunya bernama Sulastri iku meninggal dalam ritual di Payangan, Watu Ulo. Kalau Bintang sendiri selamat, dan mengalami luka di kaki dan bagian perutnya, ini saya lagi menjemput di PKM setelah mendapatkan kabar,” ujar Suwarto paman korban Minggu (13/2/2022) kepada Narasinews.id, di Puskesmas Ambulu untuk menunggu proses pemulangan jenazah kakaknya.

Suwarto menjelaskan selama ini dia tidak tahu kegiatan yang diikuti Bintang. Setahunya dalam kurun 2 bulan ini mengikuti pengajian di Sukorambi bersama anaknya.

“Yang saya tahu pamitnya pengajian di pondok. Dan bilang ada ritualnya, dan baru dua kali ini ritual di pantai Payangan dengan cara berendam di laut. Justru yang kedua jadi petaka,” bebernya.

Suwarto juga menceritakan bagaimana keponakannya bisa selamat dari gulungan ombak sedangkan ibunya terseret dan meninggal.

“Tadi pagi jam 6 bapaknya Bintang menghubungi istri saya dan bilang kalau Bintang mengalami musibah bersama ibunya di pantai,” ujarnya.

Bintang menceritakan saat kejadian dia dalam posisi berdiri bersama ibunya dengan cara berendam di pantai. Saat berendem setengah badan itulah mendadak ombak besar datang, dan ibunya langsung tergulung.

Dia sendiri bisa bertahan untuk tidak tergulung ombak, namun beberapa batu karang membentur perut dan juga kakinya, sehingga kakinya mengalami luka yang cukup serius.

‘Ya Bintang merasakan seperti ada batu yang menghantam perut dan kakinya, sampai terluka, sedangkan ibunya tidak diketahui di mana,” beber Suwarto.

Terlihat kondisi Bintang syok. Dia terus menangis memanggil ibunya. Sesekali pingsan dan kakinya mengalir darah segar.

Bintang sendiri adalah seorang warga Jalan Kacapiring Kelurahan Gebang Patrang, Kabupaten Jember. (ism)

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.