BerandaNasionalRuwat Rawat Segoro Gunung, Tema Eksotika Bromo 2022 Usai Vakum 2 Tahun

Ruwat Rawat Segoro Gunung, Tema Eksotika Bromo 2022 Usai Vakum 2 Tahun

Narasinews.id– PROBOLINGGO – Setelah vakum dari berbagai event dikarenakan dampak pandemi Covid-19, kini event tahunan terbesar yang digelar di Lautan Pasir Gunung Bromo, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo ini digelar meriah, Sabtu (11/6/2022).

Dengan mendatangkan sedikitnya 700 orang seniman, penari, sastrawan, dan musisi tahan air ini, berhasil mengundang para wisatawan baik lokal maupun mancanegara.

Direktur event daerah Jawa Timur, Reza Fahlevi menjelaskan, bahwa dengan digelarnya event ini, menjadi simbol bangkitnya destinasi wisata alam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang sudah dikenal di seluruh dunia.

“Ya bersyukur hari ini adalah awal pembukaan Eksotika Bromo 2022, kita bisa menyajikan kesenian dan kearifan lokal pada dunia, mulai dari batik Madura, tarian tradisional, dan beberapa kesenian lain,” terangnya.

Menurutnya, tema Ruwat Rawat Segoro Gunung, yang diangkat ini juga bermakna untuk seluruh element masyarakat yang harus diruwat, setelah tuntas dari masa pandemi Covid 19.

“Ya bukan hanya meruwat diri ya, tapi kita juga harus tetap menjaga, seperti halnya keindahan alam gunung Bromo ini, tidak hanya diruwat, tapi mari kita bersama-sama menjaga cagar budaya yang kita miliki ini, itulah kenapa acara ini digelar di lautan pasir,” tambahnya.

Kendatipun Sandiaga Uno Menteri Pariwisata berhalangan hadir, karena berbenturan jadwal namun acara tetap berlangsung meriah. Begitu nampak terpancar sinar potensi keindahan, kekayaan alam dan budaya nusantara saat perhelatan digelar.

“Ya sebenarnya tanpa dipromosikan, gunung Bromo ini sudah dikenal di kancah mancanegara ya, tapi itu hanya alamnya saja, tidak dengan kesenian budayanya. Oleh sebab itu kita juga harus bisa mengeksploitasi budaya dan kesenian kita juga,” ucapnya.

Dengan event Eksotika Bromo ini, Reza berharap bisa menjadikan Bromo menjadi platform seperti Bali.

Dia juga berharap untuk menjadikan Eksotika Bromo ini menjadi agenda rutin tahunan ketika menjelang hari raya warga Tengger yakni Yatnya Kasada.(r/ism)

 

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular