BerandaNasionalPrajurit Marinir Asal Pamekasan Meninggal di Papua, Keluarga Temukan Kejanggalan

Prajurit Marinir Asal Pamekasan Meninggal di Papua, Keluarga Temukan Kejanggalan

Narasinews.idPAMEKASAN – Prajurit Marinir TNI-AL, Prada Shandi Darmawan, asal Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan dikabarkan meninggal dunia di RSAL dr. Oetojo, Kota Sorong Papua.

Menurut kakak kandung korban, Linda Fuji Lestari, Prada Shandi ditugaskan di Sorong, Papua sejak tahun 2020 lalu. “Informasi meninggal adek saya secara dadakan, dan kami pihak keluarga belum tahu kronologis penyebab meninggalnya almarhum,” ucapnya, Senin (18/7/2022) pagi.

Sebelum menerima kabar meninggalnya Prada Shandi, pihak keluarga menemukan kejanggalan. Yakni putus kontak selama beberapa hari dengan korban.

“Hari Kamis (7/7), tiba-tiba nomor handphone dan semua medsos milik adik saya tidak aktif. Saat saya menghubungi senior di Batalyonnya itu tersambung. Namun dalam sambungan telepon itu Shandi menggunakan Bahasa Indonesia. Padahal biasanya dia menggunakan Bahasa Madura, sepertinya ada yang menyuruh adik saya mengatakan bahwa handphonenya rusak karena jatuh,” bebernya perempuan 32 tahun ini.

Linda menambahkan, dari komonikasi terakhir tersebut keluarga kembali kehilangan kontak dengan Shandi hingga akhirnya pada 16 Juli 2022, mereka dapat kabar jika Shandi sudah meninggal dunia.

“Mirisnya kami dapat kabar dari orang lain bahwa adik saya meninggal dunia sebelum kami dapat informasi dari instansinya,” pungkasnya.

Jenazah Prada Shandi tiba di kediamannya pada hari Minggu (17/7) malam sekitar pukul 20.30 WIB. “Kami dari pihak keluarga berharap pimpinan TNI memberikan keadilan atas meninggalnya adik saya,” tutup Linda. (zyd/ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular