BerandaPolitikPemerintahanPosisi Hasan Suryadi Sebagai Kabid di Kominfo Tak Bisa Diotak-atik, KASN 'Lapang...

Posisi Hasan Suryadi Sebagai Kabid di Kominfo Tak Bisa Diotak-atik, KASN ‘Lapang Dada’

Narasinews.id – BONDOWOSO – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bondowoso, Asnawi Sabil, akhirnya buka suara terkait mutasi enam ASN yang sempat menjadi polemik. Menurut dia, persoalan tersebut sudah beres dan tidak ada masalah lagi.

Meskipun, kata Asnawi Sabil, tidak semua pejabat yang direkomendasikan KASN untuk dikembalikan ke posisi semula dapat dilakukan. Mengingat ada sejumlah kendala dan pertimbangan untuk merealisasikan hal tersebut. Untungnya, KASN menerima alasan-alasan dari pihak BKPSDM.

Seperti posisi Probo Nugroho yang digantikan Hasan Suryadi di Kabid Pengolahan Informasi dan Pelayanan Publik di Dinas Kominfo Bondowoso. Menurut Kepala BKPSDM, pihaknya tidak bisa mengembalikan Probo Nugroho ke posisi awal. Sebab jabatan Kabid Pengolahan Informasi dan Pelayanan Publik di Dinas Kominfo Bondowoso sudah ada yang mengisi.

Mau tidak mau, posisi Prabo Nugroho tetap di jabatan pascamutasi. Yakni sebagai Skretaris Kecamatan (Sekcam) Sukosari.

Dan hal tersebut dapat diterima oleh KASN dengan mempertimbangkan hasil rekomendasi dan assesment. Serta juga mempertimbangkan nomenklatur jabatan sebelumnya yang sudah hilang.

“Karena per-Januari 2022, Hasan dan Probo telah dikukuhkan di jabatan baru mereka. Pada saat itu struktur organisasi dan tata kerja (SOTK)-nya sudah berubah,”  jelasnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, tidak memungkinkan untuk dua ASN tersebut (Probo-Hasan -red) kembali ke posisi semula. Mengingat ‘kamarnya’ sudah tidak ada. “Dengan begini, maka KASN sudah bisa menerima dan menyatakan beres terkait aduan masyarakat yang berhubungan dengan mutasi tersebut,” jelasnya.

Lebih dari itu, kata Asnawi Sabil, terkait pengembalian ASN atas nama Indra Kusuma Atmaja ke jabatan awal juga dinilai telah sesuai dengan ketentuan pasal 54 PP nomer 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS.

“Bupati sudah mengikuti arahan dan rekomendasi KASN. Dan per hari ini (Rabu -red) kita sudah mendapatkan jawaban dari KASN,” ucapnya, Rabu, (13/4/2022).

Adapun Indra Kusuma Atmaja adalah ASN yang awal jabatannya Kasubbag Umum dan Kepegawaian pada Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Dia dimutasi menjadi Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Pujer. Kini sudah dikembalikan ke posisi semula.

Kemudian, untuk pelaksanaan mutasi terhadap ASN atas nama Andi Suprapto, Sukandar, dan Mukid dari fungsional ke fungsional guru, telah sesuai dengan ketentuan pasal 61 PP nomer 19 tentang perubahan PP nomer 74 tahun 2008 tentang guru.

“Dasar itulah yang kemudian menguatkan posisi tiga orang tersebut bisa beralih dari fungsional ke struktural. Jadi yang bersangkutan telah melebihi minimal delapan tahun. Sehingga tidak terbukti kurang dari delapan tahun,” jelas dia.

Sebelumnya, mutasi enam ASN di Bondowoso sempat menjadi polemik. KASN bahkan mengirim surat rekomendasi ke Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin agar mengembalikan mereka ke posisi semula .

Surat rekomendasi KASN kepada Bupati atas dasar aduan masyarakat. Mereka menduga pelaksanaan mutasi enam ASN menabrak aturan. (uby/liz)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular