Polisi Gadungan Rampas Motor, Pelaku Terancam Tiga Tahun Penjara

banner 400x130
Polisi menunjukkan barang bukti pelaku perampasan motor yang mengaku sebagai anggota polisi, Selasa (14/12). (Foto : Yaqin/ Narasinews.id)

Narasinews.id, Jember – Dua pelaku perampasan motor milik ITN yang mengaku sebagai polisi akhirnya berhasil diamankan Polres Jember. Keduanya dikenakan pasal 368 sub 3 dan pasal 378 junto 55-56 KUHP tentang pemerasan dan penipuan dengan ancaman 3 tahun penjara.

Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polres Jember, AKP Komang Yogi Aryawiguna. “Kedua tersangka dikenakan pasal 368 sub 3 dan pasal 378 junto 55-56 KUHP tentang pemerasan dan penipuan. Dengan ancaman hukuman 3 tahun penjara,” ujarnya di acara press conference Polres Jember, Selasa (14/12/2021).

AKP komang menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi di bulan November 2021 lalu. Dimana pelaku yang berinisial BI dan MI mengaku aksinya itu berdasarkan perintah dari HI.

“Korban melapor pada tanggal 9 Desember. Saat ini BI dan MI sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan HI belum bisa dimintai keterangan karena sakit struk,” ucapnya.

AKP Komang melanjutkan, saat beraksi, pelaku yang merupakan warga Kecamatan Jombang, Jember tersebut mengaku sebagai buser dari anggota kepolisian. Bahkan menggunakan lencana atau atribut yang menyerupai polisi.

“Modus kedua tersangka ini datang ke tempat korban. Korban ditakut-takuti bahwa apabila tidak menyerahkan motornya, maka akan diproses oleh polisi,” terangnya.

Saat ini, lanjut Akp Komang, pelaku sudah diamankan di Mapolres Jember. Barang bukti yang disita berupa lencana, stiker polisi, handphone, dan motor milik pelaku.

“Kami berpesan agar masyarakat berhati-hati adanya penipuan dengan berbagai modus. Apabila ada hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak yang berwajib,” pungkasnya. (nul/han)

banner 400x130

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.