BerandaNasionalPemuda Jagoan Minta Maaf Setelah Tantang Duel Polantas

Pemuda Jagoan Minta Maaf Setelah Tantang Duel Polantas

Narasinesws.id,-BONDOWOSO – Pemuda yang videonya viral karena menantang Polisi Lalu Lintas duel saat dirazia sosialisasi penyakit mulut dan kuku (PMK), berakhir damai. Dia meminta maaf kepada polisi, Selasa (7/6/2022) malam.

Pemuda bernama Mohammad Sofyan (27), warga Desa Mangli, Kecamatan Pujer itu, meminta maaf di hadapan seluruh pejabat utama Polres Bondowoso di ruang Satreskrim Polres Bondowoso.

Permintaan maafnya diabadikan dalam video berdurasi 57 detik. Selanjutnya  video tersebut juga diunggahnya di media sosial TiktTok miliknya.

“Assalamualaikum, saya Muhammad Sofyan setelah video viral kemarin, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya pada Kepolisian Negera RI,” katan Sofyan, sebagaimana disitir dari video permintaan maafnya.

Dengan didampingi istrinya, Mohammad Sofyan mengaku, perbuatan itu dilakukannya dengan tidak sengaja saat dia pulang kerja.

Karena itulah, dia pun meminta maaf kepada petugas polisi yang dicederai namanya dan berjanji tak akan mengulangi perbuatannya itu lagi.

“Saya berjanji tak akan pernah mengulangi lagi,” ucap Sofyan.

Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko, sebelumnya mengatakan, jika berbicara pelanggaran tentu pelaku ini selain melanggar lalu lintas. Juga melakukan tindak pidana dengan kekerasan atau ancaman kekerasan melawan kepada petugas yang melakukan tugas secara sah.

Kendati begitu, pihaknya tetap akan mengedepankan kondusivitas dan edukasi. Karena itulah, itikad baik dari pelaku pun menjadi alasan pihaknya memberikan restorasi justice.

“Untuk kasus dihentikan demi kemanusiaan atau restorasi justice,” ungkap Kapolres Wimboko.

Kapolres menekankan, agar hendaknya hal ini menjadi pelajaran bersama.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Agus Purnomo, menambahkan, pihaknya telah meminta keterangan pelaku sejak penangkapan dilakukan, Senin (6/6/2022) malam.

Namun, karena pelaku pun meminta maaf. Maka pasal yang sebelumnya disangkakan pun akan dihentikan.

“Sebelumnya pelaku kita sangkakan pasal 214 ayat 1 subsider pasal 211 subsider  pasal 212 KUHP. Tapi pelaku bersedia untuk menjadikan ini sebagai pelajaran berharga, dan tak akan mengulangi lagi,” urai Agus.

Sebelumnya, viral video seorang anggota polisi lalu lintas Polres Bondowoso yang ditantang adu jotos oleh sopir pickup pengangkut hewan ternak di monumen depan Gerbong Maut atau depan kantor Pemda Bondowoso.

Karena ada pelanggaran lalu lintas, tidak membawa surat-surat lengkap, polisi pun hendak menilang.

Namun si sopir  menolak ditilang. Selain itu, si sopir mengolok-olok Polantas sambil menantang adu jotos. Pelaku juga merampas bukti tilang, STNK milik pengendara lain dari tangan polisi.

Menurut Kapolres Bondowoso, AKBP Wimboko bahwa kejadian Sabtu (4/6/2022) saat pihaknya melalui Satlantas setempat menggelar operasi kendaraan pengangkut hewan ternak. Dalam rangka, sosialisasi penyakit mulut dan kuku (PMK) hewan ternak.

“Sebenarnya sopir itu sudah diminta berhenti dengan humanis oleh anggota tapi ternyata kabur. Dikejar oleh anggota hingga ke Gerbong Maut,” imbuhnya. (ubay/ism)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular