Berita  

Pemilik Eks Bank Aspac Teriak Soal Penyitaan Aset

Narasinews.id
Aset PT BRD yang disita oleh Satgas BLBI di kawasan Bogor Raya Golf. (Narasinews.id)

Narasinews.idBOGOR– Penyitaan aset milik PT Bogor Raya Development (BRD) yang dilakukan Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) di Kawasan Bogor Raya Golf, Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, Rabu, 22 Juni 2022 sangat disesalkan oleh Setiawan Harjono dan Hendarawan Harjono.

Setiawan maupun Hendrawan adalah salah satu pemilik PT Bank Asia Pasific (Aspac) yang “diduga” Satgas BLBI memiliki keterkaitan dengan PT BRD yang menguasai tanah seluas 89,01 hektare berupa lapangan golf Bogor Raya serta Hotel Ibis Style dan Novotel di pinggir Jalan Tol Bogor Selatan.

banner 400x130

Baik Setiawan maupun Hendrawan melalui Didi Supriyanto yang menjadi kuasa hukum keluarga Harjono, mengaku terkejut dengan langkah Satgas BLBI yang tidak bisa membedakan mana aset milik obligor atau aset milik pihak lain yang tak terkait dengan obligor.

“Setiawan dan Hendrawan yang sejak awal telah bersikap kooperatif dengan Pemerintah (dalam hal ini Badan Penyehatan Perbankan Nasional/BPPN) mengenai besarnya estimasi jumlah kewajiban pemegang saham PT Bank Aspac sebesar Rp1,2 triliun di 27 Februari 2004, terperanjat oleh penyitaan aset BRD. Tidak ada hubungan sama sekali antara Aspac maupun pribadi mereka dengan BRD. BRD bukan obligor BLBI apalagi termasuk jaminan dalam rangka pemenuhan kewajiban kepada pemerintah. Baik Setiawan dan Hendrawan akan tetap memegang janjinya untuk membayar kewajiban Bank Aspac asalkan nilainya mempunyai perhitungan yang jelas, transparan serta akuntabel. Jangan lupakan juga aset-aset milik Bank Aspac yang disita dan telah dialihkan pemerintah dengan melanggar prinsip Good Governance tanpa pijakan nilai lelang yang jelas,” ungkap Didi Supriyanto.

Menurut Didi, langkah penyitaan aset BRD membabi buta dan menyamaratakan obligor yang bertanggungjawab dengan obligor yang “mengemplang” hutang.

Atas kerugian yang mungkin timbul akibat langkah penyitaan aset BRD oleh Satgas BLBI, kata Didi bukan tanggungjawab Setiawan maupun Hendrawan.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD bersama Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Pol Agus Andrianto dan Kepala Satgas BLBI Rionald Silaban menghadiri acara sita aset BRD yang dikemas dengan “mewah” dan “kolosal” di pelataran Bogor Raya Golf.

Seperti jadi panggung pembuktian keberhasilan Satgas BLBI, acara pemasangan papan penyitaan dilakukan dengan seremoni tidak urung mengundang keprihatinan dari 1000 karyawan Bogor Raya Golf yang merasa ketidakpastian masa depan penghidupannya.

banner 400x130

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.