BerandaNasionalPembangunan Tower Ilegal di Sumberkolak Tetap Berlanjut, Komisi III Bakal Panggil Pemilik

Pembangunan Tower Ilegal di Sumberkolak Tetap Berlanjut, Komisi III Bakal Panggil Pemilik

Narasinews.idSITUBONDO – Anggota Komisi III DPRD Situbondo, bakal memanggil pemilik tower yang belum mengantongi izin di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan. Sebab para pekerja masih tetap melakukan aktivitas pembangunan tower dengan tinggi sekitar 42 meter tersebut.

Itu artinya pemilik tower tidak mengindahkan rekomendasi penghentian sementara pembangunan tower hingga seluruh proses perizinannya rampung.

Ketua Komisi III DPRD Situbondo, Arifin mengatakan, pemanggilan akan dilakukan dalam waktu dekat ini. “Informasi yang disampaikan Kepala DPMPTSP, izinnya masih dalam proses. Artinya kan masih belum berizin. Ini sama saja tidak menghargai kami,” ucapnya kepada Jurnalis Narasinews.id, Senin (11/7/2022)

Lebih parah lagi, menurut Legislator PPP ini, pembangunan tower tersebut sudah rampung 100 persen. Bahkan sudah beroperasi. “Bahkan laporan dari Satpol PP segel yang ada di sana dirusak oleh pekerja proyek,” bebernya.

Lebih jauh, Legislator Dapil II ini menyampaikan, dalam rapat koordinasi yang bakal digelar tersebut pihaknya tidak hanya memanggil pemilik tower saja. “Beberapa OPD juga akan kita libatkan. Seperti Dinas PUPP, Diskominfo, dan DLH. Nanti hasilnya seperti apa ditunggu saja, kalau sanksi terberatnya ya penutupan secara permanen,” pungkas Arifin.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) Situbondo, Achmad Yulianto membenarkan bahwa proses perizinan pembangunan tower tersebut masih dalam proses. “Iya mas, untuk tower di Kampung Randu Sumberkolak, izin PBG nya belum selesai. Masih proses di PUPP,” tegasnya melalui pesan WhatsApp.

Untuk diketahui, Anggota Komisi III DPRD Situbondo beserta Kadis Kominfo, Kepala DPMPTSP, dan Personel Satpol PP, melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke lokasi pembangunan tower yang belum mengantongi izin di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Selasa (21/6/2022) lalu. Hasilnya mereka merekomendasikan penghentian sementara pembangunan tower tersebut hingga semua proses perizinannya rampung. (ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular