BerandaNasionalPasien Bedah Jantung di RSD Jember Sekarang Boleh Pulang

Pasien Bedah Jantung di RSD Jember Sekarang Boleh Pulang

Narasinews.idJEMBER – Kondisi pasien bedah jantung Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi kini semakin membaik. Bahkan Jumat (20/5/2022) sudah diizinkan pulang.

Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) dr Soebandi, Hendro Soelistijono mengatakan, keberhasilan bedah jantung yang dilakukan kali pertama ini merupakan langkah awal untuk melayani secara rutin soal penanganan penyakit jantung.

“Alhamdulillah, pasien yang dioperasi ini sangat kooperatif. Sehingga pelaksanaan bedahnya sangat lancar. Ditambah lagi oleh sarana prasarana yang bagus dan bimbingan dari dr Sutomo,” ucapnya.

Ke depannya, kata Hendro, pihaknya akan terus meningkatkan pelayanan terkait bedah jantung dan bakal mengembangkan jenis-jenis pelayanan jantung. Baik untuk anak maupun dewasa.

“Peralatan yang kita miliki sudah sangat layak untuk melakukan tindakan bedah jantung. Kasus jantung yang dibedah ini cukup sulit. Dan kami berhasil melakukan itu dengan baik. Sehingga menurut tim surabaya, kami sudah dinyatakan mampu (melakukan bedah jantung – red),” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, RSD dr Soebandi, Patrang, kini memiliki dua dokter ahli jantung. Yakni dr. Setiadi Drajad Kurniawan dan Muhammad Zakiy Muntazhar. Dan Sabtu (14/5/2022) melakukan operasi bedah jantung untuk pertama kalinya.

Sedangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember hadir memberi dukungan penuh terkait peningkatan pelayanan. Bahkan bakal membangun gedung khusus untuk ruang operasi jantung yang akan digarap pada 2022 hingga 2023 mendatang.

Dukungan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dan berbagai pihak terkait banyaknya masyarakat setempat yang sakit jantung dan membutuhkan penanganan intensif. Yakni sekitar 15 ribu orang lebih pertahun.

Bupati Jember, Hendy Siswanto

Bupati Jember, Hendy Siswanto, sangat mendahulukan masalah kesehatan itu. Soalnya menyangkut nyawa manusia. Sehingga prioritas yang lain di dalam kebijakan Pemkab pun harus digeser.

Keprihatinan Hendy juga bukan hanya masalah penyakit jantung, melainkan juga soal penyakit Kanser yang juga banyak di derita masyarakat. Itu sebabnya, tahun 2022 hingga 2023 Pemkab Jember bakal membangun gedung khusus untuk menangani kedua penyakit tersebut.

Sedangkan bentuk gedung akan di sesuaikan dengan saran dr Heroe Soebroto dan dr Soetomo dengan tipe one stop service (layanan satu atap).

Hendy berharap, kedepan RSD dr Soebandi terus meningkatkan pelayanan di semua penyakit. Dengan jumlah penduduk yang cukup besar, 2,6 juta penduduk, tentunya harus diimbangi dengan adanya RS yang bisa memberikan pelayanan. Terutama penyakit jantung.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular