BerandaAdventorialMendapat Perhatian Khusus, Jamaah Haji Situbondo Terkesan dengan Sambutan Sang Bupati

Mendapat Perhatian Khusus, Jamaah Haji Situbondo Terkesan dengan Sambutan Sang Bupati

Narasinews.idSITUBONDO –  Para jamaah haji kloter 24 asal Situbondo cukup terkesan dengan sambutan dan perhatian khusus sang Bupati kepada mereka. Bagaimana tidak, pria yang akrab dipanggil Bung Karna itu rela jauh-jauh datang ke rumah makan yang ada di Kabupaten Probolinggo hanya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warganya yang baru tiba dari Tanah Suci.

Bahkan perwakilan jamaah haji, H Azizi Subhan Hakim, mengaku sangat bangga dengan sikap Bung Karna. Dia tidak menyangka orang nomor satu di Kota Santri Pancasila itu akan memberikan pelayanan yang sedemikian rupa.

Menurutnya, perlakuan Bupati Situbondo kepada jamaah haji sangat luar biasa. “Mulai berangkat hingga datang kami diperlakukan dengan baik. Bahkan diberi makan gratis di sini (Rumah Makan Bromo Asri Probolinggo -red),” tuturnya, Selasa (2/8/2022).

Sementara Bupati Situbondo, Karna Suswandi, menegaskan bahwa apa yang dia lakukan merupakan bagian dari kewajibannya terhadap masyarakat Situbondo. “Saya sejak awal memang ingin menyambut jamaah haji dengan baik dan layak. Saya tidak mau hanya menunggu di Situbondo. Namun saya datangi ke Probolinggo dan melayani mereka di rumah makan,” ucapnya.

Lebih dari itu, Bupati juga sempat berpesan kepada para jamaah agar menyampaikan syiar terkait tata cara menjalankan ibadah haji kepada masyarakat luas. Dengan harapan semakin banyak warga Situbondo yang memiliki niatan untuk menunaikan rukun ke lima dalam Islam itu.

“Semoga saudara-saudara dan para tetangga kita bisa menyusul ke Tanah Suci. Baik untuk menjalankan ibadah haji maupun umrah. Untuk bapak-ibu (jamaah haji-red), semoga menjadi haji yang mabrur,” pungkasnya.

Informasi tambahan, selain memberikan perhatian kepada jamaah haji, dalam berbagai momen, Pemerintah Kabupaten Situbondo senantiasa mengajak masyarakat untuk ikut memberantas peredaran rokok ilegal.

Sebab keberadaan rokok ilegal sangat merugikan negara. Karena tidak memberikan pemasukan dari sektor cukai. Sehingga berdampak terhadap penerimaan pemerintah daerah dari dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT).

Sementara jumlah DBHCHT Pemkab Situbondo tahun 2022 sebesar Rp55.748.515.000. Dana tersebut dikelola oleh beberapa OPD. Di antaranya Dinsos, Diskoperindag, Disnaker, Dispertangan, Dishub, dan Dinas PUPP, Satpol PP, RSUD dr Abdoer Rahem, RSUD Besuki, serta RSUD Asembagus.

Dana jumbo tersebut digunakan untuk pembangian BLT, pelatihan kerja, pembagian pupuk urea gratis kepada petani, pemasangan PJU, pembangunan RTLH, progam Tolop (tutup lubang -red), pembangunan jamban keluarga, progam sehat gratis (Sehati), penurunan angka stunting, pengadaan alat kesehatan (Alkes), rehap gedung rumah sakit, sosialisasi tentang cukai dan operasi pasar rokok ilegal. (ros/adv)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular