BerandaNasionalBupatiMabar 3 Bung Karna Bakal Libatkan Mayoritas Pemancing Situbondo

Mabar 3 Bung Karna Bakal Libatkan Mayoritas Pemancing Situbondo

Narasinews.idSITUBONDO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Situbondo telah menetapkan Mancing Bareng (Mabar) Bung Karna sebagai event tahunan. Sehingga dapat dipastikan tahun 2023 bakal ada Mabar 3 Bung Karna.

Plt Kepala Dinas Peternak dan Perikanan (Kadisnakan) Situbondo, Kholil, menyampaikan dalam Mabar 3 Bung Karna tersebut rencananya akan diikuti oleh mayoritas pemancing asal Kota Santri Pancasila. Sehingga mereka bisa mengekspresikan hobinya.

“Saya minta maaf kepada teman-teman pemancing lokal (Situbondo -red) tidak bisa mengakomodir dalam jumlah banyak. Maka akan kami fasilitasi di Mabar 3,” ucapnya kepada Jurnalis Narasinews.id disela-sela event Mabar 2 Bung Karna, Minggu (31/7/2022).

Menurut pria berkacamata ini, tujuan utama event Mabar 2 Bung Karna adalah untuk mempromosikan pariwisata dan potensi alam Kota Santri Pancasila. “Sehingga kami banyak melihat para pemancing dari luar Situbondo,” bebernya.

Untuk diketahui Pemkab Situbondo menggelar menggelar event Mabar 2 Bung Karna, Minggu (31/7) pagi. Acara tersebut berlangsung di Wisata Bahari Pasir Putih, Kecamatan Bungatan. Total ada 180 pemancing profesional yang mengikuti acara tersebut dan terbagi dalam 45 tim. Dengan rincian 40 orang dari Situbondo, 140 orang dari luar Situbondo.

Sekedar informasi, Pemkab Situbondo mengajak masyarakat dalam pemberantasan peredaran rokok ilegal di Kota Santri Pancasila. Sebab keberadaannya jelas merugikan negara, karena tidak ada pemasukan dari sektor cukai. Sehingga berdampak terhadap penerimaan pemerintah daerah dari DBHCHT.

Sementara itu, DBHCHT Pemkab Situbondo tahun 2022 sebesar Rp55.748.515.000. Yang dikelola oleh beberapa OPD. Di antaranya Dinsos, Diskoperindag, Disnaker, Dispertangan, Dishub, dan Dinas PUPP, Satpol PP, RSUD dr Abdoer Rahem, RSUD Besuki, serta RSUD Asembagus.

Dana jumbo tersebut digunakan untuk pembangian BLT, pelatihan kerja, pembagian pupuk urea gratis kepada petani, pemasangan PJU, pembangunan RTLH, progam Tolop (tutup lubang -red), pembangunan jamban keluarga, progam sehat gratis (Sehati), penurunan angka stunting, pengadaan alat kesehatan (Alkes), rehap gedung rumah sakit, sosialisasi tentang cukai dan operasi pasar rokok ilegal. (ADV/ros)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular