BerandaNasionalLKPJ Bupati Bondowoso Dipersoalkan DPRD, Dinilai Tidak Realistis

LKPJ Bupati Bondowoso Dipersoalkan DPRD, Dinilai Tidak Realistis

Narasinews.idBONDOWOSO – Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) yang disampaikan Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin, pada Senin (4/4/2022) malam, dinilai tidak realistis oleh pihak DPRD.

Mengapa demikian? Sebab selama periode Maret 2020 hingga Maret 2021, jumlah penduduk miskin di Kota Tape bertambah sebanyak 4,93 ribu jiwa. Dari yang awalnya 110, 24 ribu jiwa pada 2020, menjadi 115,18 ribu jiwa pada 2021. Jika dipersentasekan, peningkatannya mencapai 4,47 persen.

Sedangkan pertumbuhan ekonomi justru berbanding terbalik dengan angka pengangguran. Di mana angka pengangguran dan kemiskinan semakin meningkat, tetapi ekonomi justru tumbuh. Dari yang awalnya minus 1,36 persen di tahun 2020 menjadi 3,49 pada tahun 2021.

Semua itu disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Bondowoso, A Mansur. Dia juga megatakan, bahwa LKPJ yang disampaikan oleh Bupati Salwa masih perlu dikaji. Sebab ada poin laporan yang dinilai tidak realistis

“Kalau ekonomi itu meningkat, berarti yang namanya kemiskinan itu akan berkurang. Begitu juga sebaliknya  itu yang menjadi persepsi awal,” ujar Mansur, Rabu (6/4/2022) sore.

Pihaknya bersama Komisi lain di DPRD Bondowoso akan melakukan kajian terhadap LKPJ Bupati tersebut. “Nanti kita minta keterangan ke OPD. Sehingga diketahui, apakah yang disampaikan oleh Bupati ini sudah sesuai dengan keadaan di lapangan atau tidak,” ujar dia.

Pihaknya juga akan meminta kepastian kepada OPD terkait kesesuaian di lapangan dan data di LKPJ tersebut. “Kalau ternyata di lapangan tidak sesuai, dan ternyata ekonomi masih lemah, berarti kan tidak sama dengan yang disampaikan Bupati,” bebernya.

Menurut Legislator PKB Dapil IV ini,  pemerintah daerah seharusnya banyak belajar lagi tentang SDM. “Terutama masalah ekonomi. Sehingga dalam melaporkan harus realistis dan sesuai fakta,” tukasnya.

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Bondowoso, H. Tohari, mengungkapkan hal yang sama. Di mana legislatif perlu mengkaji ulang LKPJ Bupati Bondowoso tersebut. “Kami akan rapatkan lagi terkait LKPJ ini. Tujuannya agar semua terang menderang. Apakah memang demikian faktanya atau bagaimana? Nanti kita jadwalkan memanggil pihak terkait dari eksekutif,” pungkasnya.(uby/liz)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular