BerandaNasionalBupatiLagi-lagi Pemkab Situbondo Raih Nilai A SAKIP, Apa Rahasianya?

Lagi-lagi Pemkab Situbondo Raih Nilai A SAKIP, Apa Rahasianya?

Narasinews.id – SITUBONDO – Pemkab Situbondo mendapatkan kado istimewa di Bulan Ramadan. Yakni, perolehan nilai A dalam Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

Menurut Kabag Organisasi Sekretariat Pemerintah Kabupaten Situbondo, Puguh Wardoyo, ada sejumlah indikator yang mendukung perolehan nilai A Sakip untuk Pemkab Situbondo. Di antaranya kemampuan pemerintah daerah membuat perencanaan kinerja dan pengukuran kinerja.

“Selain itu, penialain juga melihat aspek pelaporan kinerja serta pelaporannya. Alhamdulillah, setelah ditinjau, kita mendapatkan A,” terangnya kepada Jurnalis Narasinews.id.

Menurut Pria 53 tahun itu, Pemkab Situbondo tiga kali berturut-turut memperoleh SAKIP dengan nilai yang cukup memuasakan.  “Yakni tahun 2019, 2020 dan 2021. Kalau yang 2019 SAKIP kita nilainya B,” tukasnya.

Puguh menuturkan, SAKIP dengan nilai A juga menjadi salah satu indikator pemerintah daerah memperoleh dana insentif daerah (DID) dari pusat. Nilainya sekitar 42 hingga 43 miliar.

“Namun pada tahun 2020 kemarin, kita tidak dapat itu. Karena penetapan APBD tahun 2021 terlambat hingga bulan Maret,” pungkasnya.

Sementara, Bupati Situbondo, Karna Suswandi, mengaku sangat bangga dengan perolehan nilai A SAKIP di Situbondo. Menurutnya, capaian tersebut merupakan buah dari kerja keras para aparatur sipil negara (ASN) di Kota Santri Pancasila. Baik tingkat kabupaten, desa, atau bahkan kecamatan.

“Saya harap prestasi ini bisa memacu semangat kita untuk bekerja lebih baik. Dan kita harus terus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Bung Karna ini optimis Pemkab Situbondo kedepan akan meraih banyak prestasi. Baik tingkat provinsi, nasional maupun internasional. “Oleh karena itu kita semua harus memacu kinerja. Dari yang biasa-biasa saja menjadi luar biasa,” imbuhnya.

Salah satu bentuk kerja luar biasa adalah upaya untuk membuat terobosan ataupun inovasi-inovasi baru di Situbondo. “Khususnya para pimpinan OPD. Ini harus dilakukan agar masyarakat semakin puas dengan pelayanan pemerintah,” terangnya. (ros/liz)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular