BerandaNasionalKemendes Setop BLT DD, Masyarakat Tak Lagi Terima Bansos dari Desa

Kemendes Setop BLT DD, Masyarakat Tak Lagi Terima Bansos dari Desa

Narasinesw.id,-BONDOWOSO– Bantuan langsung tunai (BLT) yang selama ini diterima masyarakat yang berasal dari Dana Desa (DD) dikabarkan akan disetop oleh Kementerian Desa 2023.

Pengamat dan praktisi pemberdayaan masyarakat desa yang sekaligus menjabat Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM), Abdul Gafur Bakri membenarkan hal itu.

Gafur mengatakan, informasi disetopnya BLT DD disampaikan oleh Menteri Desa Abdul Halim Iskandar pada acara rapat kerja Kemendes PDTT dengan Komisi V DPR RI pada  30 Mei 2022.

“2022 ini, 40 persen DD digunakan untuk BLT. Pada 2023 mendatang DD dapat dikreasikan untuk kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa oleh pemerintah desa, karena BLT tidak lagi jadi beban DD,” ucap Gafur, kepada jurnalis Narasinews.id, Rabu (1/6/2022).

Sekretaris MD KAHMI Bondowoso itu mengungkapkan, bantuan sosial masyarakat melalui pemberian bantuan langsung tunai yang diambil dari DD memang berjalan sangat baik, tepat sasaran dan terukur sejak 2020 sampai saat ini.

Pihaknya selaku masyarakat mengapresiasi upaya pemerintah dengan adanya kemungkinan tahun depan bansos BLT DD dikembalikan pada ketentuan pengaturan semula.

Yakni tidak lagi disandarkan pada UU nomor 2 tahun 2020 tentang penetapan Perpu nomor 1 tahun 2020. Sehingga DD pada TA 2022 sebagian besar dialokasikan ke Bansos berupa BLT DD, nanti akan difokuskan untuk pemberdayaan dan pembangunan desa.

Ditanya lebih manfaat mana, DD dialokasikan unytk BLT dibanding untuk pemberdayaan dan infrastruktur.

Gafur mengatakan bahwa sama-sama bermanfaat, namun saja DD yang digunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa berdasarkan kebutuhan masyarakat, lebih terjamin aspek keberlanjutannya.

Disinggung tentang kerentanan bocornya DD jika digunakan proyek pembangunan dibanding BLT.  Gafur menjawab normatif.

“Sangat tergantung pada komitmen aparatur pemerintah desa setempat dalam menjalankan amanah Undang-undang. Mereka disumpah dalam jabatannya untuk tidak korupsi dan tidak mementingkan keuntungan diri sendiri” tutupnya.(ubay/ism)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular