BerandaNasionalKeberangkatan Haji Belum Ada Kepastian, Kemenag Bondowoso Tetap Persiapan

Keberangkatan Haji Belum Ada Kepastian, Kemenag Bondowoso Tetap Persiapan

Narasinesw.id,-BONDOWOSO – Keberangkatan haji 2022 belum bisa dipastikan, Kementerian Agama Kabupaten Bondowoso masih menunggu penetapan qurah (undian)  dari Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur.  Meski begitu, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bondowoso tetap melakukan persiapan jika sewaktu-waktu ada pemberitahuan keberangkatan jamaah haji Bondowoso.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah (Kasi PHU) Kantor Kementerian Agama Bondowoso Suharyono menerangkan, bahwa pihaknya saat ini telah melakukan langkah-langkah, salah satunya mempersiapkan paspor calon jamaah haji (CJH).

“Persiapan yang sudah dilakukan, seluruh paspor jamaah haji sudah diverifikasi dan dikirim ke Kantor Wilayah. Jamaah haji yang melakukan konfirmasi dan pelunasan sudah direkap, sampai batas akhir waktu pelunasan 20 Mei 2022. Jamaah tunda juga sudah direkap dan menandatangani surat pernyataan tunda” kata Suharyono, kepada jurnalis Narasinews.id, Jumat (20/5/2022).

Lebih lanjut Suharyono mengatakan, jamaah cadangan juga sudah direkap dengan menandatangani surat pernyataan siap berangkat dan siap tidak berangkat.

“Kita sudah berkoordinasi dengan bagian Kesra Pemkab Bondowoso untuk persiapan pemberangkatan dan pemulangan, terutama tentang transportasi dari Kabupaten Bondowoso ke embarkasi Surabaya,” ujarnya.

Selain itu, Suharyono mengaku, pihaknya  juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan awal dan kedua bagi jamaah haji dan pelaksana vaksin meningitis, vaksin Covid penuh, dan  booster.

“Meski tahun ini belum dipastikan apakah calon jemaah haji berangkat atau tidak,  kami tetap melakukan persiapan segala sesuatunya,” ucapnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso M. Imron membenarkan, bahwa pihaknya saat ini  tengah mempersiapkan tes kesehatan ulang bagi CJH.

Menurut Imron, tes kesehatan sendiri akan dilakukan secara bertahap. Untuk pertama harus dilakukan di puskesmas wilayah CJH sendiri.

Imron menegaskan,  Dinkes hanya memastikan pemeriksaan kesehatan tetap harus diulang. Sebab, tes kesehatan sebelumnya dilakukan pada 2020 lalu. Namun, pada saat itu terpaksa keberangkatan dibatalkan akibat Covid-19.

“Sembari juga, menunggu informasi penyesuaian vaksin yang diterima skrining di Kantor Imigrasi Saudi Arabia,” terangnya.

Menurutnya, berdasarkan kabar terbaru vaksinasi Sinovac juga sudah dapat diterima untuk ke luar negeri. Kendati, pihaknya belum dapat memastikan apakah itu berlaku untuk jamaah haji atau tidak.

“Kalau belum ada hitam di atas putih dari Kemenkes, kita belum berani.  Manakala vaksin  oleh CJH tak sesuai. Maka, pengulangan vaksinasi disesuaikan dengan catatan rentang waktu telah sesuai ketentuan,” pungkasnya. (Ubay/ism)

 

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular