BerandaNasionalHukumKasus Bupati dan Ketua DPRD Bondowoso Berpotensi Damai Jika Dhafir Minta...

Kasus Bupati dan Ketua DPRD Bondowoso Berpotensi Damai Jika Dhafir Minta Maaf Terbuka

Narasinews.idBONDOWOSO – Kasus dugaan pencemaran nama baik yang menyeret Ketua DPRD Bondowoso terus bergulir.  Kuasa Hukum Bupati Salwa, Gigih Bijakso, menegaskan bahwa pihaknya terus melanjutkan kasus tersebut. “Pasti lanjut,” kata Gigih.

Apakah kasus ini bakal damai? Gigih menegaskan bahwa hal itu tergantung pihak Ketua DPRD Bondowoso. “Jika Ketua DPRD meminta maaf secara terbuka kepada Bupati, mungkin saja Bupati buka jalan damai,” ujar Gigih.

Ia juga menegaskan bahwa kelengkapan bukti sudah cukup. Namun, kata dia, semua tergantung pihak penyidik, apakah alat bukti dan syarat dalam kasus tersebut dinilai cukup atau kurang.

“Itu ranahnya penyidik. Kami melaporkan sesuai yang kita dapat dalam perkara ini,” imbuhnya.

Saat ditanya apakah kelanjutan kasus akan tetap ditangani Polres Bondowoso atau dialihkan ke Polda Jawa Timur, pengacara Bupati Salwa menegaskan bahwa semua itu merupakan ranah kepolisian.

Memgapa demikian? Sebab masih belum ada pemberitahuan terkait kelanjutan kasus tersebut. Akankah bakal dilimpahkan ke Polda atau tetap ditangani Polres setempat.

Bupati Bondowoso, Salwa Arifin, mengadukan Ketua DPRD Ahmad Dhafir ke polisi pada 12 Maret 2022. Salwa melaporkan Dhafir karena dinilai melanggar UU ITE dan mencemarkan nama baik.

Sedangkan, Kuasa Hukum ketua DPRD Bondowoso, Eko Saputro, dikonfirmasi jurnalis Narasinews.id, tidak banyak memberikan keterangan. Dia hanya mengatakan bahwa saat ini kasus tersebut terus berjalan. “Masih dalam proses penyelidikan,” ucapnya, Rabu (3/8/2022).

Sementara, menurut Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Agus Purnomo, aduan Bupati Salwa masih ditangani Polres Bondowoso. “Masih kita tangani,” pungkasnya singkat kepada Narasinews.id. (bay/liz)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular