BerandaNasionalJembatan Klungkung Sukorambi Senilai Rp3,7 Miliar Selesai Dibangun

Jembatan Klungkung Sukorambi Senilai Rp3,7 Miliar Selesai Dibangun

Narasinews.idJEMBER – Setelah beberapa bulan digarap, pembangunan jembatan Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, yang menelan dana Rp3,7 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) itu akhirnya selesai.

Bupati Jember Hendy Siswanto, mengatakan pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Klungkung, Kecamatan Rambipuji dengan Kelurahan Jumerto dan Banjarsengon, Kecamatan Patrang tersebut terhitung dalam proyek multiyears 2021-2022.

“Tempo hari jembatan itu hancur diterjang banjir. Sehingga rusak total. Tidak bisa digunakan. Makanya harus dibongkar dan di rekonstruksi dari awal,” ucapnya usai meresmikan jembatan Klungkung, Rabu (8/6/2022).

Hendy mengatakan, jembatan yang sepenuhnya ditopang oleh beton itu disebut-sebut bisa bertahan hingga 100 tahun lamanya. Ditambah lagi batu-batu yang terpasang di dinding sayap jembatan terlihat sangat kokoh.

“Sebelum jembatan selesai dibangun, warga harus mengambil jalan alternatif dengan memutar hingga 6 Kilometer untuk menuju Desa sebelah. Tentu hal itu dapat menghambat pergerakan ekonomi. Nah, dengan adanya jembatan ini, ekonomi pasti bisa bergerak cepat,” imbuhnya.

Keputusan Hendy memprioritaskan pembangunan jembatan Klungkung itu tentu tindakan yang tepat. Mengingat potensi produksi pertanian yang ada di Kecamatan Sukorambi ini sangat besar. Sedangkan jembatan Klungkung itu merupakan satu-satunya akses yang bisa dilewati.

“Kami berharap, jembatan yang digelontorkan dari dana APBD itu agar dijaga dengan cara jangan membuang sampah sembarangan. Jika ada kotoran yang dibawa arus air dari hulu, maka dibantu untuk menyingkirkan kotoran itu. Seperti batang kayu dan material lainnya,” ujarnya.

Data yang dihimpun, Jembatan Klungkung itu mengalami kerusakan sejak akhir 2019 silam. Sementara Pemerintah hanya bisa membuatkan jembatan dari kayu dan bambu sepanjang 20 Meter sebagai jalur alternatif.

Kemudian pada Senin (17/1/2022), pukul 17.00 WIB, jembatan kayu tersebut kembali hanyut terbawa arus sungai/kali Jompo yang melintas di bawahnya. Sehingga warga mengambil alternatif lain dengan memutar sepanjang 6 Kilometer.

Kini, jembatan yang semula panjangnya 20 meter itu ditambah lagi kapasitasnya menjadi 33 meter. Dengan lebar sekitar 4,5 meter. Dan usai diresmikan Rabu (8/6/2022) jembatan sudah siap difungsikan.(nul/ism)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Most Popular